Baca Al-Qur'an

Membaca al-Quran 1 juz per hari itu sangat bagus.
Membaca al-Quran setengah juz per hari itu sangat bagus.
Membaca al-Quran 1 halaman atau lembar per hari itu sangat bagus.
Membaca al-Quran setengah halaman per hari itu sangat bagus.

Yang tak bagus adalah tidak membacanya sama sekali.
Jika betah menulis status 8 baris per hari, mestinya betah juga membaca al-Quran karena membaca tak butuh kekuatan tangan.

Kalau betah berfacebook lama-lama, mestinya betah juga membaca al-Quran yang tak mencapai waktu berjam-jam. Sungguh ini tak adil.

Seorang ulama berkata:

"Engkau menjauh dari Alquran, semakin menjauh pula engkau dari kebahagiaanmu."

Syaikh Dr. Khalid Mushleh berwejang:

"Jangan kau pisahkan hari-harimu dengan al-Quran. Untukmu, ia adalah syafaat di hari kiamat."

Nabi sayang kucing

NABI Muhammad SAW memiliki seekor kucing yang diberi nama Mueeza. Suatu saat, di kala Nabi hendak mengambil jubahnya, ditemuinya Mueeza sedang terlelap tidur dengan santai diatas jubahnya. Tak ingin mengganggu hewan kesayangannya itu, Nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri Mueeza dari jubahnya.

Ketika Nabi kembali ke rumah, Muezza terbangun dan merunduk sujud kepada majikannya. Sebagai balasan, Nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan mungil kucing itu sebanyak 3 kali.

Dalam aktivitas lain, setiap kali Nabi menerima tamu di rumahnya, nabi selalu menggendong mueeza dan di taruh dipahanya. Salah satu sifat Mueeza yang Nabi sukai ialah ia selalu mengeong ketika mendengar adzan, dan seolah-olah suaranya terdengar seperti mengikuti lantunan suara adzan.

Kepada para sahabatnya, Nabi berpesan untuk menyayangi kucing peliharaan, layaknya menyanyangi keluarga sendiri.

Hukuman bagi mereka yang menyakiti hewan lucu ini sangatlah serius, dalam sebuah hadist shahih Al Bukhari, dikisahkan tentang seorang wanita yang tidak pernah memberi makan kucingnya, dan tidak pula melepas kucingnya untuk mencari makan sendiri, Nabi Muhammad SAW pun menjelaskan bahwa hukuman bagi wanita ini adalah siksa neraka.

Dari Ibnu Umar ra bahwa rasulullah saw bersabda, “Seorang wanita dimasukkan kedalam neraka karena seekor kucing yang dia ikat dan tidak diberikan makan bahkan tidak diperkenankan makan binatang-binatang kecil yang ada di lantai,” (HR. Bukhari).

Nabi menekankan di beberapa hadis bahwa kucing itu tidak najis. Bahkan diperbolehkan untuk berwudhu menggunakan air bekas minum kucing karena dianggap suci.

Kenapa Rasulullah Saw yang buta baca-tulis, berani mengatakan bahwa kucing suci, tidak najis? Lalu, bagaimana Nabi mengetahui kalau pada badan kucing tidak terdapat najis?

Keistimewaan Kucing

Fakta Ilmiah 1 :

Pada kulit kucing terdapat otot yang berfungsi untuk menolak telur bakteri. Otot kucing itu juga dapat menyesuaikan dengan sentuhan otot manusia.

Permukaan lidah kucing tertutupi oleh berbagai benjolan kecil yang runcing, benjolan ini bengkok mengerucut seperti kikir atau gergaji. Bentuk ini sangat berguna untuk membersihkan kulit. Ketika kucing minum, tidak ada setetes pun cairan yang jatuh dari lidahnya.

Sedangkan lidah kucing sendiri merupakan alat pembersih yang paling canggih, permukaannya yang kasar bisa membuang bulu-bulu mati dan membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya.

Fakta Ilmiah 2 :

Telah dilakukan berbagai penelitian terhadap kucing dan berbagai perbedaan usia, perbedaan posisi kulit, punggung, bagian dalam telapak kaki, pelindung mulut, dan ekor.

Pada bagian-bagian tersebut dilakukan pengambilan sample dengan usapan. Di samping itu, dilakukan juga penanaman kuman pada bagian-bagian khusus. Terus diambil juga cairan khusus yang ada pada dinding dalam mulut dan lidahnya.

Hasil yang didapatkan adalah:

1. Hasil yang diambil dari kulit luar tenyata negatif berkuman, meskipun dilakukan berulang-ulang.

2. Perbandingan yang ditanamkan kuman memberikan hasil negatif sekitar 80% jika dilihat dari cairan yang diambil dari dinding mulut.

3. Cairan yang diambil dari permukaan lidah juga memberikan hasil negatif berkuman.

4. Sekalinya ada kuman yang ditemukan saat proses penelitian, kuman itu masuk kelompok kuman yang dianggap sebagai kuman biasa yang berkembang pada tubuh manusia dalam jumlah yang terbatas seperti, enterobacter, streptococcus, dan taphylococcus. Jumlahnya kurang dan 50 ribu pertumbuhan.

SELENGKAPNYA:https://www.islampos.com/mengapa-rasulullah-sangat-sayang-terhadap-kucing-9321/

Kamu dan perbedaan

* Waktu dan Kamu yang Membuat Perbedaan *

Malam ini, hampir jam 1 pagi baru sampai di apartemen. Baru pulang diskusi alot dengan teman dari Afghanistan, Hongkong, dan Turki di perpustakaan. Andai tidak terhalang jadwal bus terakhir, mungkin saya akan stay sampai pagi karena diskusi belum selesai. Di minggu-minggu akhir semester perpustakaan buka 24 jam, dan memang ramai walaupun sudah larut malam. Perpus juga menyediakan kopi dan kue gratis. Ada yang sampai memutuskan tidur di perpus.

Sebelum pulang, saya lihat teman-teman masih sibuk dengan tugasnya masing-masing. Sekitar jam 2 atau 3 pagi nanti mereka akan pulang. Saya bukan fans perpus; lebih suka belajar di dalam kamar. Ke perpus cuma ketika ada diskusi atau menggangu teman yang sedang serius belajar, hee.. Tapi tetap stay sampai pagi juga belajarnya meskipun di kamar sendiri.

Banyak yang bertanya, bagaimana saya membagi waktu belajar, organisasi, nulis buku, sampai menangani Sekolah TOEFL? Saya bukan tipe orang yang well-organized. Jadi, semuanya saya lakukan by chance. Terkadang setiap rencana terlaksana; terkadang tidak. Hanya, untuk sesuatu yang diprioritaskan selalu terlaksana. 

Masalahnya sebenarnya bukan diwaktu, tapi dikamu; benar-benar memprioritaskan atau tidak. Kalau berani bermimpi, harus berani pula membayarnya dengan usaha dan ketekunan. Tanggung jawab dengan apa yang diimpikan. Soal waktu, semua orang dapat jatah yang sama, 24 jam. 

Dulu setiap setelah shalat subuh saya suka mendengarkan ceramah Aa' Gym di Radio. Ada kata-katanya yang selalu saya ingat sampai sekarang. Dia bilang," Kita semua punya waktu yang sama dalam sehari, 24 jam. Dalam waktu 24 jam ini, ada yang bisa mengurusi negara, mengurusi perusahaan, mengurusi sekolahan, dan lain-lain. Tapi, ada yang dalam waktu 24 jam ini mengurusi dirinya sendiri saja tidak bisa".

Percayalah, mentari itu akan terbit lagi esok hari, lalu kembali terbenam, sama seperti hari ini. Apa yang kamu kerjakan itu yang akan membuat perbedaan.

@01_budi @sdsafadg

Rahasia mendidik anak

Menyesal Tidak Mengetahuinya Dari Dulu, Ini 7 Rahasia Mendidik Anak

7 Rahasia Mendidik Anak dari Ustdz Farid Ahmad! 

1. Jika melihat anakmu menangis, jangan buang waktu untuk mendiamkannya. Coba tunjuk burung atau awan di atas langit agar ia melihatnya, ia akan terdiam. Karena psikologis manusia saat menangis, adalah menunduk.

2. Jika ingin anak-anakmu berhenti bermain, jangan berkata: “Ayo, sudah mainnya, stop sekarang!”. Tapi katakan kepada mereka: “Mainnya 5 menit lagi yaaa”. Kemudian ingatkan kembali: “Dua menit lagi yaaa”. Kemudian barulah katakan: “Ayo, waktu main sudah habis”. Mereka akan berhenti bermain.

3. Jika engkau berada di hadapan sekumpulan anak-anak dalam sebuah tempat, yang mereka berisik dan gaduh, dan engkau ingin memperingatkan mereka, maka katakanlah: “Ayoo.. Siapa yang mau mendengar cerita saya, angkat tangannya..”. Salah seorang akan mengangkat tangan, kemudian disusul dengan anak-anak yang lain, dan semuanya akan diam.

4. Katakan kepada anak-anak menjelang tidur: “Ayo tidur sayang.. besok pagi kan kita sholat subuh”, maka perhatian mereka akan selalu ke akhirat. Jangan berkata: “Ayo tidur, besok kan sekolah”, akhirnya mereka tidak sholat subuh karena perhatiannya adalah dunia.

5. Nikmati masa kecil anak-anakmu, karena waktu akan berlalu sangat cepat. Kepolosan dan kekanak-kanakan mereka tidak akan lama, ia akan menjadi kenangan. Bermainlah bersama mereka, tertawalah bersama mereka, becandalah bersama mereka. Jadilah anak kecil saat bersama mereka, ajarkan mereka dengan cara yang menyenangkan sambil bermain.

6. Tinggalkan HP sesaat kalau bisa, dan matikan juga TV. Jika ada teman yang menelpon, katakan: “Maaf saaay, saat ini aku sedang sibuk mendampingi anak-anak”. Semua ini tidak menyebabkan jatuhnya wibawamu, atau hilangnya kepribadianmu. Orang yang bijaksana tahu bagaimana cara menyeimbangkan segala sesuatu dan menguasai pendidikan anak.

7. Selain itu, jangan lupa berdoa dan bermohon kepada Allah, agar anak-anak kita menjadi perhiasan yang menyenangkan, baik di dunia maupun di akhirat.

Melamar wanita sholehah

Dia pergi untuk melamar seorang wanita...

Di saat dia melakukan nazhor (melihat calon isterinya ) adalah wanita syar'i.

Calon isterinya bertanya : "Berapa hafalan Al-Qur'anmu ?"

Dia menjawab : "Saya tidak hafal banyak, tapi SAYA INGIN MENJADI LELAKI YANG SOLEH" 

Dia lalu berkata kepada calon isterinya : "Kalau kamu ?"

Calonnya menjawab : "Saya hafal juz amma"

Calonnya kemudian bersetuju untuk menikah kerana merasakan dia ( lelaki yang datang melamar ini ) jujur.

Setelah menikah...

Si Isteri lalu memintanya untuk membantunya menghafal Al-Qur'an.

Sang suami berkata : "Mengapa kita tidak saling membantu dalam menghafal bersama-sama?"

Mereka lalu memulakan menghafal dengan Surath Maryam kemudian berikutnya dan berikutnya sehingga hafalan Al-Qur'annya selesai dan mereka berdua mendapat Ijazah hafalan Al-Qur'an.

Kemudian isterinya menawarkan : "Mungkin kita juga boleh memulakan menghafal Hadis-hadis Bukhari.."

Di sebuah kesempatan ketika dia menziarahi ke rumah mertuanya, sang suami mengkhabarkan kepada mertuanya bahawa anaknya sekarang sudah hafal Al-Qur'an Al-Karim, Alhamdulillah.

Mertuanya terkejut dengan apa yang dikatakan menantunya, dia lalu masuk ke bilik anaknya seraya memperlihatkan banyak kertas kepada menantunya.

Tersentak dan alangkah terkejut dan bingungnya sang suami, Isterinya ternyata memiliki ijazah hafalan Al-Qur'an dan Kutub Sittah (kumpulan kitab-kitab hadis) bahkan sebelum dia menikah dengannya.

SUBHANALLAH...

Dia tidak mempermasalahkan dari awal sedikitnya ilmu yang dimiliki sang calon suami, dan dia kemudian membantunya menghafalkan Al-Qur'an sebagaimana dia telah menghafalnya di saat dia merasakan bahawa memang sang suami adalah orang Soleh (Dia juga tidak berdusta ketika dia berkata saya hafal juz amma kerana dia tidak menafikan bahwa dia juga hafal surah yang lain).

Ya Allah jika aku bukan orang yang soleh maka kurniakan kepadaku isteri yang solehah yang membantuku, dan menjadikanku dekat denganMu, dan jadikanlah aku orang yang soleh...

Teks asalnya:

ﺫﻫﺐ ﻟﻴﺨﻄﺐ ﻓﺘﺎﻩ
 وأثناء ﺍﻟﺮﺅﻳﺔ ﺍﻟﺸﺮﻋﻴﻪ
 ﺴﺄﻟﺘﻪ ﻛﻢ ﺗﺤﻔﻆ ﻣﻦ ﺍﻟﻘﺮﺍﻥ الكريم
 ﻗﺎﻝ ﻟﻬﺎ: لا أحفظ الشيء الكثير ولكن لي رغبة ان اكون عبدا صالحا
 ﻓﻘﺎﻝ ﻟﻬﺎ: ﻭﺍنتِ ؟!
ﻗﺎﻟﺖ: أﺣﻓﻈ ﺟﺰﺀ ﻋﻢ،
 ﻭ ﻭﺍﻓﻘﺖ الزواج به ﻟﻤﺎ أﺣﺴﺖ ﺍﻧﻪ ﻓﻌﻼ ﺻﺎﺩﻕ .
ﻭ ﺑﻌﺪ ﺍﻟﺰﻭﺍﺝ ﻃﻠﺒﺖ ﻣﻨﻪ ﺍن ﻳُﺤﻔِِﻈﻬﺎ القرآن الكريم 
 فقال : لآبأس نتعاون على الحفظ معاً
 ﺑﺪﺃ معا ﺑﺴﻮﺭﺓ ﻣﺮﻳﻢ
 ﺗﻮﺍﻟﺖ ﺍﻟﺴﻮﺭ ﺣﺘﻰ ﺧﺘﻤﺖ ﺍﻟﻘﺮﺍﻥ ﻋﻠﻰ ناظريه
 ﻭﺣﺼﻠﺖ ﻋﻠﻰ ﺍﻻﺟﺎﺯﺓ في الحفظ ﻭﺣﺼﻞ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﻫﻮ كذلك..
وعرضت عليه: ﻣﻤﻜﻦ ﻧﺒﺪﺍ ﺑﺤﻔﻆ ﺍﺣﺎﺩﻳﺚ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ
 وفي احدى الزيارات الى بيت والدها اخبر ﺍﻟﺰﻭﺝ ﻭﺍﻟﺪ ﺍﻟﻔﺘﺎﻩ ﻗﺎئلا: ﺍﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ ﺑﻨﺘﻚ ﺣﻔﻈﺖ ﺍﻟﻘﺮﺍﻥ الكريم.
ـ ﺗﻌﺠﺐ الرجل ﻣﻦ ﻛﻼﻣ زوج بنته
 ﻭﺩﺧﻞ ﻏﺮﻓﺔ ﺑﻨﺘﻪ ﻭﺍﺣﻀﺮ ﺍﻭﺭﺍﻕ كثيرة و وضعها امامه.
ويا لمفاجأة الزوج وذهوله.. زوجته ﻛﺎﻧﺖ ﻣﺠﺘﺎﺯﻩ ﺍﻟﻘﺮﺍﻥ الكريم ﻭﺍﻟﻜﺘﺐ ﺍﻟﺴﺘﻪ من قبل ان تتزوج به.
ﺳﺒﺤﺎﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻢ ﺗﺤﺮﺟﻪ بدايةً ﻟﻘﻠﺔ ﻋﻠﻤﻪ وعملت على ان يحفظ مثلما تحفظ لما حست ﺍﻧﻪ ﺍﻧﺴﺎﻥ ﺻﺎﻟﺢ (ولم تكذب حين قالت انها تحفظ جز عم حيث لم تنفي حفظ ما سواه)
اللهم ان لم اكن صالحا فارزقني زوجة صالحة تعينني و تقربني إليك و اجعلني صالحا

■Bingung Hafalan Sering Hamburadul?

 

Berikut tips hafal tanpa menghafal (Terbukti Manjur)

-Kuncinya adalah membaca satu muka (satu halaman) minimal 300 kali dengan tetap melihat teks

- Buatlah kolom di kertas dengan 10 baris dan 10 kolom sehingga terbentuk 100 kotak/persegi. Ini untuk mengetahui kuantitas bacaan. Setiap tiga kali selesai membaca maka anda mesti mencentang kotak/persegi. Demikian seterusnya hingga selesai pada bacaan ke-300.

-Menyelesaikan 300 bacaan ini tak mesti diselesaikan dalam sehari atau sekali duduk.

-Yang diutamakan adalah target bacaan mencapai 300 kali, entah berapapun harinya.

- Pada bacaan ke-100 akan mulai dirasakan bhw hafalan telah menempel di lidah.

-Bacaan tetap dengan melihat teks.

-Niat untuk membaca dan menghafal sehingga mendapat pahala tilawah.

-Sabar dan tetap meminta tolong kepada Allah.

-Setelah anda mencapai bacaan ke-300, anda akan mendapati diri anda mampu membaca hafalan dengan cepat dan tepat tanpa melihat teks seolah-olah Alquran di depan mata, seolah-olah hafalan mengalir melalui lidah.

-Walaupun begitu tetaplah murajaah minimal 100 kali.

-Sekali lagi ini tentang target bacaan dan bukan tentang target hari, bulan atau tahun. Intinya, bukan seberapa cepat menghafal tetapi kuatnya hafalan.

-Metode ini telah terbukti menguatkan hafalan.

-Kini anda akan semangat menghafal. 

-Bawalah kertas kolom dan mushaf kemana pun sehingga anda bisa mempraktekkan metode ini dimana pun anda berada.

-Semoga Allah memberkahi

----
Yani Fahriansyah

KETIKA PENGARANG AL-FIYAH DI HINGGAPI RASA UJUB



Siapa tak kenal kitab Alfiyah? Seolah memancarkan berkah tak kunjung habis, nahdham seribu bait yang mengulas ilmu nahwu ini dipelajari terus di berbagai majelis ilmu hingga kini.

Pengarangnya, Al-‘Allâmah Abû ‘Abdillâh Muhammad Jamâluddîn ibn Mâlik at-Thâî atau tersohor dengan sebutan Ibnu Malik, merupakan pakar gramatika Arab ternama dari Andalusia (Spanyol). Alfiyah yang merupakan ringkasan karya sebelumnya, al-Kafiyah asy-Syafiyah, pun dipuji banyak cendekiawan, dan melahirkan berjilid-jilid kitab syarah dan karya komentar yang sudah tak terbilang.

Namun demikian, ada cerita menarik di sela proses penulisan muqaddimah nadham luar biasa yang masih dilantunkan di berbagai pesantren / pondok dan madrasah ini.

وَأسْتَـعِيْنُ اللهَ فِيْ ألْفِــيَّهْ ¤ مَقَاصِدُ الْنَّحْوِ بِهَا مَحْوِيَّهْ

(Dan aku memohon kepada Allah untuk kitab Alfiyah, yang dengannya dapat mencakup seluruh materi Ilmu Nahwu)

تُقَرِّبُ الأَقْصَى بِلَفْظٍ مُوْجَزِ ¤ وَتَبْسُـطُ الْبَذْلَ بِوَعْدٍ مُنْجَزِ

(Mendekatkan pengertian yang jauh dengan lafadz yang ringkas serta dapat memberi penjelasan rinci dengan waktu yang singkat)

وَتَقْتَضِي رِضَاً بِغَيْرِ سُخْطِ ¤ فَـائِقَةً أَلْفِــــيَّةَ ابْنِ مُعْطِي

(Kitab ini menuntut kerelaan tanpa kemarahan, melebihi kitab Alfiyah-nya Ibnu Mu’thi)

Sampai di sini Ibnu Malik hendak menjelaskan kepada pembaca bahwa kitabnya lebih unggul dan komprehensif dari kitab karya ulama sebelumnya, yakni Ibnu Mu'thi. Dalam kitab Hasyiyah al-'Allâmah Ibnu Hamdûn 'ala Syarhil Makûdî li Alfiyati ibn Mâlik, dikisahkan, setelah itu Ibnu Malik meneruskannya dengan bait:

فَائِقَةً لَهَا بِأَلْفِ بَيْتٍ ¤ ................

(Mengunggulinya [karya Ibnu Mu’thi] dengan seribu bait,…....)

Belum sempurna bait ini dibuat, tiba-tiba saja Imam Ibnu Malik terhenti. Inspirasinya lenyap, tak mampu menulis apa yang hendak dilanjutkan. 

Suasana pikiran kosong semacam ini bahkan berlangsung sampai beberapa hari. Hingga kemudian ia bertemu seseorang dalam mimpi.

“Aku mendengar kau sedang mengarang Alfiyah tentang ilmu nahwu?”

“Betul,” sahut Ibnu Malik.

“Sampai di mana?”

“Fâiqatan lahâ bi alfi baitin…”

“Apa yang membuatmu berhenti menyelesaikan bait ini?”

“Aku lesu tak berdaya selama beberapa hari,” jawabnya lagi.

“Kau ingin menyelesaikannya?”

“Ya.”

Lalu orang dalam mimpi itu menyambung baitفَائِقَةً لَهَا بِأَلْفِ بَيْتٍ yang terpotong dengan وَ اْلحَيُّ قَدْ يَغْلِبُ أَلْفَ مَيِّتٍ (Orang hidup memang terkadang bisa menaklukkan seribu orang mati). Terang saja, orang hidup meski cuma seorang dijamin sanggup mengalahkan berapa pun banyaknya orang yang tak punya kuasa pembelaan lantaran sudah mati.

Kalimat ini merupakan sindiran kepada Ibnu Malik atas rasa bangganya (‘ujub) terhadap kitab Alfiyah yang dianggap lebih bagus dari pengarang sebelumnya yang sudah wafat. Sebuah tamparan keras menghantam perasaan sang pengarang Alfiyah.

Segera Ibnu Malik mengonfirmasi, “Apakah kau Ibnu Mu’thi?”

“Betul.”

Ibnu Malik insaf dan malu luar biasa. Pagi harinya seketika ia membuang potongan bait yang belum siap itu dan menggantinya dengan dua bait muqaddimah yang lebih sempurna:

وَهْوَ بِسَبْقٍ حَائِزٌ تَفْضِيْلاً ¤ مُسْـتَوْجِبٌ ثَنَائِيَ الْجَمِيْلاَ

(Beliau [Ibnu Mu’thi] lebih istimewa karena lebih awal. Beliau berhak atas sanjunganku yang indah)

وَاللَّهُ يَقْضِي بِهِبَـاتٍ وَافِرَهْ ¤ لِي وَلَهُ فِي دَرَجَاتِ الآخِرَهْ

(Semoga Allah melimpahkan karunianya yang luas untukku dan untuk beliau pada derajat-derajat tinggi akhirat)

Kisah di atas mengungkap pesanan bahwa tak ada seorang pun yang bisa beranggapan keilmuannya secara mutlak lebih unggul dari ulama sebelumnya. Uraian Ibnu Malik dalam Alfiyah-nya mungkin lebih lengkap dan detail dari karya Ibnu Mu’thi, tapi karya pendahulu tetap lebih penting karena memberi dasar-dasar rintisan bagi karangan ulama berikutnya.

Cerita tersebut juga mengingatkan kita tentang pentingnya tetap dalam ketawadukan. Capaian puncak prestasi tertentu, sehebat apapun, menjadi rendah ketika disikapi dengan keangkuhan. Ibnu Malik sempat sedikit tergelincir ke arah itu, lantas segera berbenah. Alhasil, karyanya terus mengalirkan pengetahuan dan berkah, bak mata air yang tak kunjung kering hingga sekarang.

6 Kebiasaan Buruk

Masih Ngelakuin 6 Kebiasaan Ini? Sadarkah Kalau Kamu Menyia-nyiakan Hidupmu? (!)

Semua orang punya cara tersendiri dalam melakoni hidup sehari-hari. Cara yang sekian lama diulangi, akhirnya jadi kebiasaan yang sulit dilepaskan. Sayangnya, kita sering menyangkal fakta bahwa beberapa kebiasaan justru nggak bikin kita menjadi manusia yang lebih baik.

Kalau kebiasaan-kebiasaan berikut ini selalu dilakukan, mungkin kamu sedang menyia-nyiakan hidupmu

1. Hidupmu sia-sia jika menunda tugas dari dosen hingga menit-menit akhir…
Entah itu karena menunggu contekan dari teman, atau karena kamu (pura-pura) lupa kalau ada tugas.

2. Begitu pula jika kamu menggantungkan nasib pada sistem kebut semalam!
Meski teknik ini berhasil pada beberapa teman, sistem kebut semalam sebelum ujian bukan untuk semua orang, apalagi jika kamubukan anak yang pinter-pinter amat.

3. Beli smartphone mahal-mahal cuma dipakai buat main game dan media sosial. Padahal fungsi ponsel pintar lebih dari itu, lho
Jika kamu menghabiskan sekian juta rupiah cuma untuk Instagram-an dismartphone, maka kamu menyia-nyiakan potensi besar yang dimiliki gawai tersebut.

Karena smartphonepunya fitur yang bisa bikin kamu lebih produktif dan kreatif, kamera misalnya.

4. Dan pastinya, kekuatan utama smartphone adalah internet; teknologi yang membuka semua pintu informasi.
Walau sekilas terlihat oke-oke aja, kebiasaan kita yang memanfaatkansmartphonecuma untuk hiburan semata (nonton YouTube,gaming, dan sebagainya) itu belum ada apa-apanya dengan pengetahuan yang bisa kamu gali di internet. Layaknya perpustakaan raksasa, ada jutaan bahan bacaan yang bisa meningkatkan pengetahuan kamu. Berita bikin kamuup-to-datedan artikel bikin kamu lebih pintar dari sebelumnya sekaligus menghibur.

5. Mengisi kekosongan waktu dengan bengong dan nggak ngapa-ngapain, berarti kamu termasuk golongan merugi!
Siapa sih yang suka disuruh menunggu? Nggak ada! Tapi menunggu adalah keniscayaan. Entah itu menunggu dosen yang telat, menunggu angkot yang hobinyangetemmaupun menunggu selingkuhan, eh gebetan, datang.

Siapapun (dan apapun) yang ditunggu, pastikan kamu manfaatkan waktu kosong itu dengan bacaan bermanfaat dan berguna. Jangan cuma bengong.

6. Kamu selalu mengeluh soal hidup yang gitu-gitu aja, tapi nggak pernah usaha untuk memperbaikinya.
Sewaktu kuliah mengeluh, setelah lulus dan dapat kerja kamu tetapajamengeluh. Punya ekspektasi yang tinggi memang bagus, tapi mengeluh saat kejadiannya nggak sesuai harapan bukanlah solusi yang tepat.

Berhenti menyia-nyiakan potensi diri kamu yang (sebenarnya) luar biasa dengan bengong dan mengeluh.

KENAPA ORANG BERTERIAK KETIKA MARAH?


Seorang Syeikh berjalan dengan para muridnya, mereka melihat ada sebuah keluarga yang sedang bertengkar, dan saling berteriak.

Syeikh tersebut berpaling kepada muridnya dan bertanya : "Mengapa orang saling berteriak jika mereka sedang marah?".

Salah satu murid menjawab : "Karena kehilangan sabar, makanya mereka berteriak."

"Tetapi , mengapa harus berteriak kepada orang yang tepat berada di sebelahnya?
Bukankah pesan yang ia sampaikan , bisa ia ucapkan dengan cara halus ?". Tanya sang Syeikh menguji murid2nya.

Muridnya pun saling beradu jawaban, namun tidak satupun jawaban yang mereka sepakati.

Akhirnya sang Syeikh berkata : "Bila dua orang sedang marah, maka hati mereka saling menjauh. Untuk dapat menempuh jarak yang jauh itu, mereka harus berteriak agar perkataannya dapat terdengar. Semakin marah, maka akan semakin keras teriakannya. Karena jarak kedua hati semakin jauh".

"Begitu juga sebaliknya , di saat kedua insan saling jatuh cinta?" lanjut sang Syeikh.

"Mereka tidak saling berteriak antara yang satu dengan yang lain. Mereka berbicara lembut karena hati mereka berdekatan. Jarak antara ke 2 hati sangat dekat."

"Bila mereka semakin lagi saling mencintai, apa yang terjadi?", Mereka tidak lagi bicara. Mereka Hanya berbisik dan saling mendekat dalam kasih-sayang. Pada Akhirnya , mereka bahkan tidak perlu lagi berbisik. Mereka cukup hanya dengan saling memandang. Itu saja. Sedekat itulah dua insan yang saling mengasihi."

Sang Syeikh memandangi muridnya dan mengingatkan dengan lembut : "Jika terjadi pertengkaran diantara kalian, jangan biarkan hati kalian menjauh. Jangan ucapkan perkataan yang membuat hati kian menjauh. Karena jika kita biarkan, suatu hari jaraknya tidak akan lagi bisa ditempuh"....

بارك الله فيكم ..

✒ FB Ummi Cut Nyak Nusaybah 

Tadzkirah Untukmu Muslimah


Ada Seorang gadis membeli sebuah Iphone 6.

Smartphone tersebut telah dilengkapi dengan pelindung skrin dan ‘flip cover’ yang tak kalah cantiknya. Dia menunjukkan smartphone barunya tersebut ke ayahnya.

Lalu, sebuah percakapan yang cukup menggugah pun dimulai :

Ayah: Wah, telepon genggam yang bagus. Berapa harga yang harus kamu bayar untuk itu ?

Anak Perempuan: Saya membayar 700 dolar untuk telepon genggam ini Ayah, 20 dolar untuk penutup teleponnya, serta 5 dolar untuk pelindung skrinnya.

Ayah: Oh, mengapa kamu menambahkan pelindung skrin dan penutup teleponnya ? Bukankah kamu dapat berjimat 25 dolar untuk hal itu?

Anak Perempuan: Ayah, saya telah menghabiskan 700 dolar untuk mendapatkan telepon ini. Jadi apa alasan saya tidak mengeluarkan 25 dolar untuk keselesaannya ? Dan lihatlah, penutup ini juga membuat teleponku nampak lebih indah bukan?

Ayah: Bukankah itu suatu penghinaan bagi perusahaan Apple, Inc. Bahwa mereka tidak dapat membuat produk Iphone yang tidak cukup sempurna?

Anak Perempuan: Tidak, Ayah! Mereka bahkan menyarankan kepada penggunanya untuk menggunakan pelindung skrin dan penutup telepon ini untuk keselesaannya. Dan saya tidak mau terjadi sesuatu yang dapat membahayakan Iphone baru saya.

Ayah: Apakah itu tidak akan mengurangi keindahan telepon itu?
Anak Perempuan: Tidak. Itu justru membuat telepon saya terlihat lebih indah.
.
Lalu, sang Ayah menatap putrinya dan tersenyum dengan rasa kasih sayang. Sang Ayah pun berkata, “Putriku, kamu tau Ayah sangat menyayangimu. Kau membayar 700 dolar untuk membeli Iphone ini, serta 25 dolar untuk melindunginya.

Aku telah membayarkan seluruh hidupku untukmu, lalu mengapa kamu tak menutup auratmu dengan hijab untuk keselamatanmu sendiri?

Telepon ini, kelak tidak akan dipertanyakan di akhirat nanti. Namun kelak aku akan ditanyai oleh Allah SWT tentangmu, putriku 

Terima kasih telah SUDI membaca, share untuk kesedaran Perempuan akan kebaikan sang Ayah dan untuk kebaikan perempuan itu sendiri di dunia dan di akhirat.

Para Perampok Professional


Sewaktu perampokan di Guangzhou, China, perampok bank berteriak kesemua orang di bank: "Jangan Bergerak. Uang ini Milik Negara, Hidupmu milikmu." Semua orang di bank menunduk dengan tenang. Ini yang disebut "Konsep Merubah Pikiran" Merubah cara berpikir yang konvensional.

Ketika seorang wanita berbaring di meja secara profokatif, perampok berteriak padanya "Beradablah, Ini perampokan, bukan pemerkosaan!" Ini yang disebut "Professional" fokus hanya kepada apa yang kamu dilatih untuk..

Ketika Perampok kembali kerumah, perampok yang lebih muda (lulusan s2) berkata kepada perampok yang tua (lulusan sd): "Bang, ayo kita hitung berapa yang kita dapat." Perampok yang lebih tua bilang "Bego banget lo. Duitnya banyak gitu lama pasti ngitungnya. Malem ini lihat aja di TV bakal bilang berapa yang kita rampok dari bank!" Ini yang disebut "Pengalaman." Sekarang pengalaman lebih penting dari gelar..!

Setelah perampok pergi, manajer bank bilang pada supervisor bank untuk menelpon polisi secepatnya. Tetapi supervisor berkata: "Tunggu! Ayo kita ambil $10 juta dollar dari bank untuk kita dan tambahkan ke $70 juta dollar yang sudah diambil dari bank".

Ini yang disebut "Sambil Berenang Minum Air." Merubah keadaan tak baik menjadi keuntungan anda!

Supervisor berkata: " Akan sangat bagus bila ada perampokan setiap bulan."

Ini yang disebut "Membunuh Kebosanan" Kebahagiaan personal lebih penting dari pekerjaan anda.

Keesokan harinya, Berita TV melaporkan bahwa $100 juta telah dicuri dari bank. Perampok menghitung dan menghitung, tetapi mereka hanya dapat $20 juta dollar. Perampok sangat marah dan komplain "Kita meresikokan hidup kita dan hanya dapat $20juta dollar. Pekerja Bank mengambil $80juta dollar dengan santai. Sepertinya mendingan menjadi teredukasi daripada perampok!"

Ini yang disebut "Pengetahuan bernilai lebih banyak dari emas" Manajer bank tersenyum dan bahagia karena kekalahan di main saham dapat di bayarkan oleh perampokan yang terjadi. Ini yang disebut "Mengambil kesempatan." Berani mengambil resiko!

Jadi siapakah pencuri Sejati  dan lebih professional disini?

Kenapa Wanita Butuh Curhat?

Kenapa wanita butuh curhat?

Karena setiap hari wanita butuh berbicara 20.000 kata per hari, beda dengan lelaki yang hanya butuh 7000 kata. 

Karena wanita berpikirnya lateral. Artinya dalam satu waktu ia mampu memikirkan dan merasakan banyak hal. Sebaliknya, lelaki kebanyakan hanya mampu melakukan satu pekerjaan dalam satu waktu. Gak percaya? Lihat aja seorang ibu Mahmud Abas (Mamah Muda Anak Baru Satu), pagi-pagi sambil masak bisa sambil dengerin radio, update status plus kontrol anak. MasyaAllah..

Karena wanita cenderung dominan sisi perasaannya, maka ia butuh tempat untuk mencurahkan seluruh keluh kesah dan kekhawatirannya. 

Lalu bagaimana agar ia nyaman di sampingmu?
Siapkan telinga yang siap mendengar dengan baik. Siapkan bahu yang kuat untuk menopang tubuhnya, siapkan hati yang sabar mendengar curahan hatinya, siapkan jemari untuk menyeka air matanya. 

Jangan sampai, ia malah mendapatkan kenyamanan curhat dengan teman yang salah atau bahkan dengan sosok lelaki lain yang bukan suaminya. 

Jadilah sahabat terbaiknya, bukan sekedar suami halalnya. 

Setujuu..???

Setia Furqon Kholid
Asyiknya Bangun Cinta

Hadits Tentang Kisah Palsu Yang Masyhur

Dari group telegram MSO-D1 : Bicara Hadith Oleh Dr.Khafidz Soroni
*Ulasan Dr.Khafidz Soroni pada kisah 1, 10, 13 & 19 dari isi kandungan buku 40 KISAH PALSU TETAPI MAHSYUR 

Kisah 1: Abdul Rahman bin ‘Auf Merangkak Masuk Syurga Disebabkan Terlalu Kaya 

Ulasan Dr.Khafidz Soroni:
"al-Hafiz Ibn Hajar menafikan kepalsuannya dlm al-Qawl al-Musaddad"

Kisah 10: Bahasa Penduduk Syurga adalah Bahasa Arab

Ulasan Dr.Khafidz Soroni:
"Ada tiga hukum ulama terhadap hadis di atas iaitu;

i- Ulama yang menyatakan ia hadis sahih atau hasan. Antara mereka; al-Hakim dalam al-Mustadrak, diikuti oleh al-‘Iraqi dalam Takhrij Ihya’ ‘Ulumiddin, as-Suyuti dalam al-Jami‘ as-Saghir dan Mulla ‘Ali al-Qari dalam al-Asrar al-Marfu‘ah. As-Silafi dan az-Zurqani dalam Mukhtasar al-Maqasid mengatakan ia hasan (iaitu hasan li-ghairih). 

ii- Ulama yang menyatakan ia hadis daif atau seumpamanya. Antara mereka; al-Baihaqi dalam Syu‘ab al-Iman, al-Haithami dalam Majma‘ az-Zawa’id, Ibn Hajar al-‘Asqalani, as-Sakhawi dalam al-Maqasid al-Hasanah, as-Suyuti dalam an-Nukat ‘ala al-Mawdu‘at, Ibn ‘Arraq al-Kinani dalam Tanzih as-Syari‘ah, al-‘Ajluni dalam Kasyf al-Khafa’ dan lain-lain. 

iii- Ulama yang menyatakan ia hadis yang sangat daif atau palsu. Antara mereka; Abu Hatim ar-Razi, al-‘Uqaili dalam ad-Dhu‘afa’, Ibn Hibban, Ibn al-Jawzi, az-Zahabi, as-Syawkani dalam al-Fawa’id al-Majmu‘ah dan lain-lain.

Setelah meneliti jalan-jalan riwayat hadis berkenaan, saya melihat pendapat kedua adalah lebih sederhana yang menyatakan ia hadis daif, bukan sahih dan bukan juga palsu."


Kisah 13: Sa’labah, Sahabat Nabi Muhammad s.a.w. yang Tidak Membayar Zakat 

Ulasan Dr.Khafidz Soroni:
Ia merupakan sebuah kisah yang masyhur yang telah diriwayatkan oleh at-Tabari dlm Tafsirnya, at-Tabarani dlm al-Kabir, al-Wahidi dlm Asbab an-Nuzul, Ibn al-Athir dlm Usdu al-Ghabah, al-Baghawi dlm Tafsirnya, Abu Nu’aim dlm Ma’rifah as-Sahabah, Ibn ‘Abdil Barr dlm al-Isti’ab, Ibn Mandah, al-Hasan bin Sufyan, Ibn al-Munzir, Ibn Abi Hatim, Abu as-Syeikh, al-‘Askari dlm al-Amthal, Ibn Marduyah, al-Barudi, Ibn Qani’, Ibn as-Sakan, Ibn Syahin, al-Baihaqi dalam Syu’ab al-Iman dan Ibn ‘Asakir. Kesemuanya meriwayatkan daripada riwayat Abu Umamah RA. Terdapat satu jalur riwayat lain yang menyokong riwayat ini daripada Ibn ‘Abbas RA, sepertimana yang diriwayatkan oleh Ibn Marduyah dlm Tafsirnya. (lihat: al-Isabah oleh al-Hafiz Ibn Hajar)

"Ada tiga pendapat ulama mengenai status kisah ini, iaitu:

1. Ulama yang menyatakannya tidak palsu atau daif: al-Baihaqi dalam Syu’ab al-Iman, al-Hafiz al-‘Iraqi dlm Takhrij al-Ihya’, Al-Hafiz as-Suyuti dlm ad-Durr al-Manthur dll, al-‘Allamah al-Futtani dlm Tazkirah al-Maudhu’at, Imam az-Zabidi dlm Ithaf as-Sadah serta kebanyakan para mufassirin (ulama tafsir), termasuk Imam al-Wahidi dlm al-Wajiz, Imam Ibn al-‘Arabi dlm Ahkam al-Quran, al-Hafiz Ibn Kathir, Imam al-Alusi dan lain-lain yang menyatakannya sebagai sebab turunnya ayat 75 surah at-Taubah. Bahkan, Ibn Kathir menyebutkan ia termasuk pendapat Ibn ‘Abbas RA, sahabat mufassir yang terkenal dan al-Hasan al-Basri RA, tabii masyhur. 

2. Antara ulama yang menyatakannya sangat daif: al-Hafiz al-Haithami dlm Majma’ az-Zawa’id, al-Hafiz Ibn Hajar dalam al-Isabah dll, Imam Ibn Hajar al-Makki al-Haitami dlm al-Fatawa al-Hadithiyyah dan al-‘Allamah al-Munawi dlm al-Fath as-Samawi.

3. Antara ulama yang menyatakannya palsu: Imam Ibn Hazm dlm kitab al-Muhalla.

Ulama yang menyatakan kisah ini tidak palsu menyebutkan terdapat dua orang Tha’labah, iaitu Tha’labah bin Hatib, seorang sahabat Badar yang meninggal dunia di Uhud dan seorang lagi Tha’labah bin Hatib/Abi Hatib, seorang munafik yang meninggal dunia di zaman Khalifah ‘Uthman RA. Ibn Ishaq menyebut, dia termasuk orang yang membina Masjid ad-Dhirar (masjid orang munafik). Kata al-Hafiz Ibn Hajar dlm al-Isabah: “Saya telah pasti kedua-duanya berbeza berdasarkan pendapat Ibn al-Kalbi bahawa sahabat Badar tersebut telah syahid di Uhud”. (lihat: Ithaf as-Sadah oleh az-Zabidi)"

Kisah 19: Al-Qamah yang Derhaka kepada Ibunya

Ulasan Dr.Khafidz Soroni:
"Hadis yg berkaitan tanpa menyebut nama 'Alqamah adalah hadis yg tidak palsu"

Wafatnya Imam Ghazali

Masa Akhir Wafat-nya Imam Ghazali qaddasallahu sirrahu

Akhir kehidupan beliau dihabiskan dengan kembali mempelajari hadits dan berkumpul dengan ahlinya. Berkata Imam Adz Dzahabi, “Pada akhir kehidupannya, beliau tekun menuntut ilmu hadits dan berkumpul dengan ahli-nya serta menelaah shahihain (Shahih Bukhari dan Muslim). Seandainya beliau berumur panjang, niscaya dapat menguasai semuanya dalam waktu singkat. Beliau belum sempat meriwayatkan hadits dan tidak memiliki keturunan kecuali beberapa orang putri.”

Abul Faraj Ibnul Jauzi menyampaikan kisah meninggalnya beliau dalam kitab Ats Tsabat Indal Mamat, menukil cerita Ahmad (saudaranya); Pada subuh hari Senin, saudaraku Abu Hamid berwudhu dan shalat, lalu berkata, “Bawa kemari kain kafan saya.” Lalu beliau mengambil dan menciumnya serta meletakkannya di kedua matanya, dan berkata, “Saya patuh dan taat untuk menemui Malaikat Maut.” Kemudian beliau meluruskan kakinya dan menghadap kiblat. Beliau meninggal sebelum langit menguning (menjelang pagi hari). (Dinukil oleh Adz Dzahabi dalam Siyar A’lam Nubala 6/34). Beliau wafat di kota Thusi, pada hari Senin tanggal 14 Jumada Akhir tahun 505 H dan dikuburkan di pekuburan Ath Thabaran (Thabaqat Asy Syafi’iyah 6/201).

Ruqyah

🔴WACANA RUQYAH🔴
WR/07/AHQ-IHQ/ODOJ
......................................

📌Edisi : Sabtu
📌18 Muharram 1437 H
📌31 Oktober 2015

بِسمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

    TEKNIS PELAKSANAAN RUQYAH
______________________
🔻〰🔻〰🔻〰🔻〰🔻

🔑Ruqyah secara teknis memiliki banyak cara, akan tetapi dalam hal ini kita akan membahas ruqyah gangguan jin ( umum ). 

🔑Dikatakan umum adalah ketika ruqyah belum diketahui sebab yang lebih berbahaya ketika mengetahui seseorang terkena gangguan. 

🔑Biasanya ruqyah ini diperuntukkan bagi mereka yang diganggu jin/syaitan lantaran tanpa sengaja mengganggu kediaman jin sehingga jin tersinggung. Walaupun mengganggu dalam hal ini bisa juga dalam kondisi yang parah.

◾️ Jin/Syaitan merasuk ke dalam tubuh manusia melalui aliran darah, seperti dijelaskan dalam hadist berikut :

"Sesungguhnya syaitan menyusup ke dalam diri manusia melalui aliran darah. Aku khawatir sekiranya syaitan itu menyusupkan kejelekan dalam hati kalian berdua.
( HR. Bukhari & Muslim no.2175 ).

💢Hadist di atas menggambarkan betapa berbahayanya ketika syaitan sudah berada di dalam aliran darah kita sehingga mempengaruhi hati dan fikiran. Na'audzubillahi mindzaliik

💡 Berikut adalah Tiga Komponen penting dalam ruqyah berikut ayat ruqyah gangguan jin.

1⃣ Kekuatan Niat.

Seperti perkataan Imam Ibnul Qayyim bahwasannya, " Niat adalah ruh amal, inti dan sendinya. Amal itu mengikuti niat. Amal menjadi benar karena niat yang benar. Dan amal menjadi rusak karena niat yang rusak."

🔦Adapun dalam ruqyah ini niat boleh menggunakan bahasa apa saja yang kita mengerti, asal tidak menggunakan niat dengan meminta bantuan dari selain Allah.

2⃣ Kekuatan Inti 
Kunci dalam meruqyah adalah masalah intinya yakni terdiri dari 3 kekuatan dasar :
~ Kekhusyukan,
~ Keikhlasan dan
~ Kepasrahan terhadap Allahu ta'alaa.

🔦Tanpa hal ini ikhtiar kesembuhan tak akan bisa datang begitu saja tanpa izin Allah.

3⃣ Kebenaran Sendi (mengetahui ayat ruqyah dan doa kesembuhan).

💢Bacaan Ruqyah Gangguan Jin

Bacakanlah Ayat-ayat Qur'an berikut untuk gangguan jin dengan cara tartil, dan tidak bisik-bisik. Boleh juga dengan ditiupkan ke segelas atau sebotol air minum .

1⃣ Bacakan Surah Al Fatihah, ayat Kursiy, Al Ikhlas, Al Falaq, An Nas untuk memohon perlindungan saat meruqyah.

2⃣ Bacakan Surah Al Baqarah ayat 148 untuk menarik jin keluar.

وَلِكُلٍّ وِّجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيْهَا ۚ  فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرٰتِ  ؕ  اَيْنَ مَا تَكُوْنُوْا يَأۡتِ بِكُمُ اللّٰهُ جَمِيْعًا  ؕ  اِنَّ اللّٰهَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

3⃣ Bacakan Surah An Nisa 56 Untuk menyiksa/membakar jin.

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِنَا سَوْفَ نُصْلِيهِمْ نَارًا كُلَّمَا نَضِجَتْ جُلُودُهُمْ بَدَّلْنَاهُمْ جُلُودًا غَيْرَهَا لِيَذُوقُوا الْعَذَابَ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَزِيزًا حَكِيمًا

4⃣ Boleh juga dengan membaca doa-doa pertolongan tuntunan Rasulullah

🔸بِسْمِ اللهِ الَّذِي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْاَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Bismillahilladzi laa yadhurru ma'asmihi syai'un fil'ardhi wa laa fissama'i wahuwassami'ul 'aliim

"Dengan nama Allah karena bersama-Nya tidak ada sesuatupun dilangit dan di bumi mendatangkan bahaya, dan Dia lah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

💡 Dalam membacakan ayat-ayat ruqyah, hendaknya meyakini bahwa bukan karena bacaan  Al Qur'annya yang membuat reaksi terhadap jin, tetapi kekuatan dan pengaruh atas kehendak Allah yang berlaku.

Waallahu a'lam.

Disusun Oleh :
Team BRM-IHQ/AHQ🌴

◾️ One Day One Juz ◾️
⭕️🔹⭕️🔹⭕️🔹⭕️🔹⭕️

Inilah Cara Syakh Yasin al-Fadani Mengkader KH. Sahal Mahfudz


Tidak banyak kiai pesantren yang telaten menuangkan gagasannya secara rinci menjadi satu kitab berbahasa Arab. KH Sahal Mahfudh, Rois Aam PBNU adalah salah satu diantara yang tidak banyak itu. Syekh Yasin Al-Fadani adalah seorang gurunya yang tidak hanya mengajar dan menemaninya menulis, tetapi juga memberikan motivasi.

Muhammad Ahmad Sahal Mahfudh adalah santri kelana biasa yang berpindah dari satu pesantren ke pesantren lain, berdiskusi dengan banyak kiai. Saat mondok di Pesantren Bendo, Pare, ia seringkali bermalam di Kedunglo Kediri dan berdiskusi secara intensif dengan seorang kiai di sana. Ia juga sering menghabiskan waktu dengan Kiai Bisri Syansuri di Jombang.

Perkelanaannya dilanjutkan ke Pesantren Sarang, berguru kepada Kiai Zubair. Salah satu kitab yang didiskusikan adalah Ghoyatul Wushul karya Syekh Zakariya Al-Anshori ulama syafiiyah abad 9 Hijriyah. Diskusi berlangsung secara intensif. Di sela menerima tamu ia diajak berdiskusi. Saat bepergian keluar kota, mereka mengendarai dokar dan diskusi pun berlanjut. Kiai Zubair juga senang membuat pancingan. Terjadilah perbincangan dan Kiai Sahal pun rajin membuat catatan (ta’liqat) dalam bahasa Arab.

Hobi menulis dilanjutkan dengan mengirimkan surat (murosalah) kepada Syekh Muhammad Yasin Padang, seorang kiai pesohor dari Indonesia yang menjadi ulama besar dan menetap di Tanah Suci. Kiai Sahal mengomentari tulisan Syekh Yasin dalam satu kitab, membantahnya dengan argumentasi berdasarkan kitab yang beredar di Jawa. Satu surat berisi sekitar 3-4 lembar, berbahasa Arab.

Kiai Sahal terkejut, ternyata Syekh Yasin membalas surat secara serius. “Saya ini santri, berkirim surat, mengomentari pendapat beliau. Tidak dimarahi saja sudah untung,” katanya. Namun nyatanya surat Kiai Sahal dibalas oleh Syeh Yasin, dan Kiai Sahal pun mengirim surat lagi. Syekh Yasin membalas lagi. Terjadi dialog intensif jarak jauh. Surat-surat yang dikirimkan cukup panjang dan serius. Sepertinya ada perdebatan menarik dalam surat-surat itu. Dan saling kirim surat itu berlangsung sampai sekitar satu setengah tahun.

Syahdan, ketika turun dari kapal, saat Kiai Sahal menginjakkan kaki di Mekkah, seseorang tak dikenal langsung memeluknya dan menariknya ke sebuah warung. Seseorang itu tidak lain adalah Syekh Yasin sendiri. Mungkin dalam surat terakhir Kiai Sahal menuliskan bahwa dirinya akan menunaikan ibadah haji. Dan dalam pertemuan pertama itu pun mereka langsung akrab.

Kiai Sahal diminta tinggal di rumah Syekh Yasin. Setiap pagi ia bertugas berbelanja ke pasar membeli kebutuhan Syekh Yasin. Dan setelah itu Kiai Sahal berkesempatan belajar dengan seorang ulama besar yang diseganinya itu selama dua bulanan.

Dalam diskusi dan perdebatan, Syekh Yasin mendudukkan Kiai Sahal seperti teman diskusi. Barangkali ini tidak seperti kebiasaan kiai-santri di Jawa. Syekh Yasin sangat otoritatif tetapi pada satu sisi cukup egaliter.

Dua bulan pertemuan, Syekh Yasin mengijazahkan banyak kitab yang menginspirasi Kiai Sahal menulis banyak kitab. Dan ta’liqot yang ditulisnya saat belajar bersama Syekh Zubair dirapikan kembali. Terkumpul 500-an halaman dan belakangan dibukukan menjadi satu kitab bertajuk “Thoriqatul Husul”. Kitab ini sudah sampai ke Al-Azhar Mesir, menjadi rujukan para pengkaji ushul fiqih.
______________________________

Oleh: A. Khoirul Anam, disarikan dari Gus Rozin, putra Kiai Sahal dalam satu sesi kajian kitab ulama Nusantara

Sumber: http://www.muslimedianews.com/2014/01/inilah-cara-syakh-yasin-al-fadani.html

Yang Telah Banyak Ditinggalkan


Banyak ditemui di zaman ini..

Orang yang memamerkan ibadah-ibadahnya.. 

Penuntut ilmu yang membanggakan banyaknya kitab yang sudah dikaji.. 

Pengajar yang membanggakan banyaknya mad'u.. 

Orang kaya bersedekah dengan liputan media.. 

Sampai ibu rumah tangga yang setiap hari memajang foto masakan untuk memamerkan kepiawaiannya memasak. 

Itulah fenomena saat ini, didukung dengan perkembangan media terutama internet dan media sosial yang membuat banyak orang senang mempublikasikan setiap kegiatannya, kehebatannya, ibadahnya, kedermawanannya, sampai hal sekecil-kecilnya, untuk mencari ketenaran, komentar berupa dukungan, pujian, atau bahkan sekedar acungan jempol. 

Yang lebih mengherankan, sebagian orang bahkan mempublikasikan amalan yang sebenarnya jarang atau tidak ia lakukan! Na'udzubillah.

Bila kita membuka lembaran-lembaran sejarah Para Salaf, akan kita dapati kisah-kisah keikhlasan dan semangat menyembunyikan amalan mereka dari pandangan orang, yang akan membuat kita malu. 

Amalan mereka besar tapi mereka menyembunyikannya sedangkan amalan kita begitu kecil, tetapi kita memamerkannya. 

Amalan mereka begitu rapat tersimpan, tidak ada yang mengetahui kecuali Allah, diri mereka, terkadang sebagian orang terdekat mereka, bahkan beberapa di antaranya tidak diketahui siapa pun dan baru terungkap setelah mereka wafat. 

Sungguh sesuatu yang langka dan telah banyak ditinggalkan di zaman ini.

■ Telah banyak ditinggalkan di zaman ini, menyembunyikan ibadah. 

◆ Seperti 'Abdurrahman Bin Abi Laila yang apabila ia sholat sunnah di rumahnya, kemudian merasa ada seseorang yang melihatnya maka ia membatalkan sholatnya dan segera berbaring di atas ranjangnya seakan-akan sedang tidur. 

Sampai orang yang melihatnya menyangka ia adalah orang yang banyak tidur. Tidak ada yang mengetahui bahwa sesungguhnya ia banyak mendirikan sholat sunnah. 

◆ Atau, seperti Ibrahim An Nahkho'i yang menghabiskan waktunya untuk  membaca Al Qur'an, maka apabila ada seorang laki-laki masuk ke rumahnya ia segera menutupi mushaf dan berkata: "Supaya ia tidak melihatku membaca mushaf setiap saat."

◆ Atau seperti Daud Bin Abi Hind disebutkan bahwa ia telah berpuasa selama 40 tahun tanpa ada seorang pun dari keluarganya yang mengetahuinya, karena bila pagi hari ia berangkat bekerja, ia membawa bekal dari rumahnya. 

Maka keluarganya menyangka ia tidak berpuasa, ketika di jalan ia menyedekahkan bekalnya, dan ketika pulang di penghujung hari, ia ikut makan malam bersama keluarganya. 

◆ Atau kisah Ayyub As Sakhiitani rahimahullah yang mendirikan sholat sepanjang malam dan menyembunyikannya, sehingga apabila bangun di pagi hari, ia mengeraskan suaranya seakan-akan baru saja bangun tidur.

■ Telah banyak ditinggalkan di zaman ini, menyembunyikan kekhusyu'an dan kezuhudan. 

◆ Seperti Abul Hasan Muhammad bin Aslam At Thowusi yang sering menangis ketika membaca Al Qur'an, maka setiap hendak keluar rumah ia selalu mencuci wajahnya untuk menghilangkan bekas menangis. 

◆ Atau seperti Ibrahim Bin Adham, sebagaimana dikatakan oleh Ibnul Mubarok: "Orang yang suka menyembunyikan amal, aku tidak pernah melihatnya mengeraskan tasbih, atau memperlihatkan amal sholih. 

Dan tidaklah ia makan bersama dengan orang-orang kecuali ia yang terakhir mengangkat tangannya dari makanan, untuk menampakkan ia bukan termasuk orang yang zuhud. 

◆ Atau sebagian salaf yang ketika tersentuh dengan makna ayat Al Qur'an atau hadist dan menangis ia akan berkata: "Aku sedang sakit flu yang parah".

■ Telah banyak ditinggalkan di zaman ini, menyembunyikan sedekah. 

◆ Seperti Ali Bin Al Husein Zainal Abidin memanggul makanan dan kebutuhan orang-orang miskin Madinah setiap malam di atas punggungnya dan meletakkannya di depan pintu rumah mereka selama beberapa tahun, tanpa ada seorang pun yang mengetahui. 

Ketika ia meninggal barulah orang-orang mengetahui hal itu, karena terputuslah sedekah dan terdapat bekas kehitaman pada punggungnya. 

■ Telah banyak ditinggalkan di zaman
ini, menuliskan ilmu tanpa berharap dikenal manusia. 

◆ Seperti Imam Al Mawardi, pengarang kitab-kitab tafsir, fiqh dan lainnya. Selama hidupnya beliau tidak pernah menunjukkan kitab karangannya pada siapa pun. 

Sampai ketika beliau merasa ajal sudah dekat, beliau memanggil orang kepercayaannya dan berkata: 

"Sesungguhnya kitab-kitab di rumah fulan adalah tulisanku, maka apabila telah tiba sakratul maut, genggamlah tanganku, apabila tangan ini menggenggam tanganmu, berarti amalku itu tidak diterima sedikit pun, maka buanglah seluruh kitabku ke sungai pada malam hari, tetapi apabila tangan ini terbuka, berarti amalanku diterima."

Maka ketika ia wafat ternyata tangannya terbuka, dan tersebarlah kitab-kitab beliau sejak saat itu. 

◆ Atau Imam Syafi'i yang berkata "saya ingin orang-orang mengambil ilmuku, tanpa menisbatkannya kepadaku".

Itulah sekelumit gambaran Salaf dalam menyembunyikan amal mereka untuk menjaga niat, karena mereka adalah orang-orang yang paling sadar bahwa tidaklah berharga suatu amal tanpa niat yang ikhlas, sehingga mereka sangat berhati-hati dari segala hal yang dapat merusaknya, salah satunya adalah pujian dan pandangan manusia. 

Pujian dan ketenaran adalah sesuatu yang mereka jauhi dan benci, bahkan dianggap sebagi musibah. 

● Berkata Ibrahim Bin Adham: "Tidaklah jujur kepada Allah, hamba yang menyukai ketenaran". 

● Sedangkan Basyar Bin Al Harits berkata : "Tidak akan merasakan kenikmatan akhirat seorang yang suka dikenal oleh manusia". 

Tak heran, apabila Allah lah yang membalas keikhlasan mereka dengan pahala yang sempurna, dengan kecintaanNya, membanggakan mereka dan memberikan kenangan yang baik di antara manusia sesudahnya sampai zaman selanjutnya.

✒ Ummu Shālih, 
Di Kota Al-Madīnah An-Nabawiyyah

Syiah, siapakah mereka?

(RE Share- MELEK SEJARAH)

Diterjemahkan oleh Ustadz Musyaffa ad Dariny, MA, ﺣﻔﻈﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ
.
✦Siapakah yang telah menaklukkan negeri Syam, Iraq, dan Persia untuk Islam? 
Umar bin al-Khaththab radhiallahu’anhu (dia seorang Sunni, musuh Syi’ah nomor wahid) 
.
✦Siapakah yang telah menaklukkan negeri Sindu dan India untuk Islam? Muhammad bin al-Qasim (dia Sunni, anti Syi’ah) 
.
✦Siapakah yang telah menaklukkan Afrika Utara untuk Islam? 
Qutaibah bin Muslim al-Bahily (dia Sunni, anti Syi’ah) 
.
✦Siapakah yang telah menaklukkan Spanyol untuk Islam? 
Thariq bin Ziyad dan Musa bin Nashir (keduanya Sunni, anti Syi’ah) 
.
✦Siapakah yang telah menaklukkan Konstantinopel untuk Islam? 
Muhammad al-Fatih (dia Sunni, anti Syi’ah) 
.
✦Siapakah yang telah menaklukkan negeri Shoqliyah untuk Islam? 
Asad Ibnul Furot (dia Sunni, anti Syi’ah) 
.
✦Siapakah yang telah membangun peradaban Andalusia (Spanyol) lalu menjadikannya sebagai menara ilmu? 
Para penguasa dan ulama dari kalangan ahlussunnah (anti Syi’ah) 
.
✦Siapakah yang memimpin pasukan muslim menaklukkan tentara Salib di Hiththin? 
Shalahuddin al-Ayyubi (dia Sunni, anti Syi’ah) 
.
✦Siapakah yang memimpin pasukan muslimin menghancurkan kekuatan Tartar? 
Saifuddin Qatz dan Ruknuddin Bibris (keduanya Sunni, anti Syi’ah)

SEBALIKNYA… 
———————
.
◆Siapakah yang berkhianat pada al-Husein radhiallahu’anhu? 
al-Mukhtar ats-Tsaqofi (dia seorang Syi’ah-Rafidhah)
.
◆Siapakah yang telah berkhianat pada Khalifah Abbasy ar-Raadhi Billaah? 
Al-Buhiyun (dia seorang Syi’ah-Rafidhah)
.
◆Siapakah yang telah berkhianat dan membantu Tartar memasuki Baghdad? Ibnul ‘Alqomi (dia seorang Syi’ah-Rafidhah) 
.
◆Siapakah yang telah menghiasi perbuatan keji Holago Khan sehingga terkesan baik? 
Nashir ath-Thusi (dia seorang Syi’ah-Rafidhah) 
.
◆Siapakah yang telah menolong Tartar dalam penyerangannya terhadap Syam?
Kaum Syi’ah Alawiyyun (Rafidhah) 
.
◆Siapakah yang menjadi sekutu tentara Salib dalam melawan kaum muslimin? 
ath-Thowasyi dan Fathimiyyun (mereka semua Syi’ah-Rafidhah) 
.
◆Siapakah yang telah mengkhianati Sultan as-Saljuqi? 
al-Basasiriy (dia seorang Syi’ah-Rafidhah) 
.
◆Siapakah yang telah menolong tentara Salib dalam menduduki Baitul Maqdis di Palestin? 
Ahmad bin ‘Atho (dia seorang Syi’ah-Rafidhah) 
.
◆Siapakah yang telah merencanakan pembunuhan terhadap Shalahuddin al-Ayyubi? 
Seorang Syi’ah-Rafidhah. 
.
◆Siapakah yang telah menemui Holagho Khan di Syam? 
Kamaluddin ‘Umar bin Badr at-Tiflisiy (dia seorang Syi’ah-Rafidhah) 
.
◆Siapakah yang telah mencongkel dan mencuri Hajar Aswad dari Ka’bah dan membunuh para jama’ah haji?
Abu Thahir al-Qaramithiy (dia seorang Syi’ah-Rafidhah) 
.
◆Siapakah yang telah membantu Napoleon ketika menyerang Syam? 
Darwiz (dia seorang Syi’ah-Rafidhah)

.
DAN BARU-BARU INI… 
——————————
.
✦Siapakah yang telah membunuh warga Palestina di perkemahan Shobro dan Wasyatila? 
Harokah Amal (gerakan beraliran Syi’ah-Rafidhah) 
.
✦Siapakah yang telah menyokong penyerangan Zionis terhadap Lebanon Selatan? 
Harokah Amal (Syi’ah-Rafidhah) 
.
✦Siapakah yang telah menyerang pusat-pusat sunnah di Yaman? 
Kelompok Haothi (mereka Syi’ah-Rafidhah) 
.
✦Siapakah yang menyebut perang Amerika menginvasi Iraq sebagai keberkahan? 
As-Siistaaniy dan al-Hakiim (mereka Syi’ah-Rafidhah)
.
✦Siapakah yang telah menyebut perang tentara Salib menginvasi Afganistan sebagai keberkahan? 
Iran (negeri Syi’ah-Rafidhah) 
.
✦Siapakah yang telah memerangi dan menindas rakyat muslim di Suriah? 
Rezim Bassar an-Nushairiy (rezim Syi’ah ultra-ekstrim)
.
Khawarij juga demikian. 
Hanya saja mereka berada di kutub seberang jika dibandingkan dengan Syi’ah. 
.
 Di mana ada Khawarij, di situ ada Syi’ah. 
 Dan di mana ada Syi’ah, di situ muncul Khawarij. 
 Mereka semua adalah para pelaku kerusakan terbesar di muka bumi.
.
***
.
Sebagian besar tulisan di atas adalah terjemahan dari sebuah postingan berbahasa Arab di grup “Tholabatul ‘Ilmi Lombok” (Forum Asatidz dan Thullab Lombok)

Selanjutnya :
Mengapa Syiah senantiasa memuja Husein saja dan tidak mencintai anak-anak   Fatimah yang lainnya?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut diatas mari kita lihat daftar anak kandung laki-laki Ali Bin Abi Thalib radhiyallahu’anhu, sebagai berikut:

1. Hasan bin Ali bin Abi Thalib
2. Husein bin Ali bin Abi Thalib
3. Muhsin bin Ali bin Abi Thalib
4. Abbas bin Ali bin Abi Thalib
5. Hilal bin Ali bin Abi Thalib
6. ‘Abdullah bin Ali bin Abi Thalib
7. Jakfar bin Ali bin Abi Thalib
8. Usman bin Ali bin Abi Thalib
9. Ubaidillah bin Ali bin Abi Thalib
10. Abu Bakar bin Ali bin Abi Thalib
11. Umar bin Ali bin Abi Thalib

Pernahkah Anda melihat bendera atau umbul-umbul Syiah yang bertulisan “Wahai Hasan…” atau ﻳﺎ ﺣﺴﻦ ?

Kenapa mereka hanya menyeru Husein saja? Padahal Hasan juga anak kandung Ali bin Abi Thalib, yang juga terlahir dari rahim Fatimah binti Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, (jadi) baik Hasan maupun Husein sama-sama Ahlul Bait. Pernahkah anda mempertanyakan hal ini....?

Tahukah Anda bahwa 12 imam syiah seluruhnya berasal dari keturunan Husein saja? Syiah hanya mensakralkan Husein saja, tidak mensakralkan Hasan, dan tidak juga mensakralkan anak-anak Ali bin Abi Thalib yang lainnya yang semuanya diredhai Allah. Jawabannya adalah: karena Husein menikahi wanita Persia Iran putri raja Yazdegerd yang bernama Shahrbanu atau yang dikenal dengan Syahzinan. Konon ketika Kekaisaran Persia ditaklukkan dan terbunuhnya Kaisar Yazdegerd maka putri-putrinya ditawan. Saat itu Umar menghadiahkan putri sang Kaisar yang bernama Syahzinan kepada Husein bin Ali bin Abi Thalib dan Husein pun menikahinya. Oleh karena itulah Syiah begitu mensakralkan Husein dan para imam Syiah yang terlahir dari rahim Syahzinan berdarah Persia,
dan bukan seperti klaim mereka bahwa mereka mencintai keluarga Nabi Muhammad saw yang berasal dari Arab.

Hakikatnya, mereka sangat mencintai Ahlu Bait kaisar (Persia) yang menjadi moyang 12 imam yang semuanya berasal dari ibu berdarah Persia, mereka sangat fanatis dalam mencintai dan memuja kakek anak-anak Husein sang kaisar Persia, bukan sang Nabi shallallahu’alayhi wasallam yang berasal dari Arab.

Imam-imam yang mereka sakralkan dan mereka anggap maksum satu level dengan nabi-nabi itu hanyalah imam-imam yang berasal dari keturunan raja Persia Yazdegerd, tidak ada yg berasal dari Arab. Mereka mencintai Husein dan para imamnya karena mereka meyakini bahwa di dalam darah imam itu mengalir darah Persia keturunan kaisar. Mereka hanya mencintai Ahlul Bait kaisar raja Persia, bukan Ahlul Bait nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam.

Demikian, Allahu a'lam

APA YANG DILAKUKAN OLEH IMAM NAWAWI SAAT RUNTUNYA BAHGDAD?



Pada tahun 656 Hijriah, terjadi sebuah musibah hebat yang melanda umat Islam. Pada saat itu, Baghdad yang menjadi pusat peradaban Islam dan dunia diserang oleh Bangsa Tartar dengan sangat hebat. Pasca penyerangan itu khalifah terbunuh dan Baghdad pun jatuh. Ibnu Katsir mengatakan, "Sesungguhnya kejatuhan Baghdad merupakan musibah paling dahsyat yang pernah terjadi sepanjang sejarah manusia dan bahkan lebih dahsyat dari musibah banjir Nabi Nuh." Sebuah sumber menyebutkan sekitar 1 juta orang tewas terbunuh pada saat itu. Sebuah penghancuran yang belum pernah dirasakan oleh umat Islam sebelumnya.

Pada saat itu, Imam Nawawi masih sangat muda. Umurnya sekitar 25 tahun. Apakah yang beliau lakukan tatkala mendengar peristiwa hebat tersebut? Apakah beliau langsung pergi berjihad ke Iraq dan melakukan perlawanan berperang melawan Bangsa Tartar? 
Perhatikanlah sikap beliau! Inilah sikap yang harus diambil oleh para pemuda zaman ini. 
Pada saat itu beliau tidak langsung menumpahkan emosi beliau dengan pergi berjihad ke Baghdad dan melakukan perlawanan karena itu sangat sulit. Bahkan belum sampai Baghdad pun pasti beliau sudah dibunuh terlebih dahulu di tengah jalan. 

Pada saat itu, Imam Nawawi tentunya merasakan sakit dan perih yang sangat hebat. Rasa sakit tersebut beliau ubah menjadi semangat dan tekad yang kuat untuk belajar, mengkaji ilmu, dan menuliskannya hingga dalam satu hari beliau mengkaji 12 cabang ilmu yang berbeda. 

Akibat 'perlawanan' yang beliau berikan, umat Islam bisa mengambil manfaat dari karya-karya beliau tersebut hingga saat ini. Jadi seolah-olah ilmu yang dibuang oleh Bangsa Tartar itu terkumpulkan kembali melalui tangan beliau.
 
-Syekh Usamah Sayyid Al-Azhari

Untuk apa upload gambar makanan di sosmed?

Sebenarnya apa point utama korang ni wahai yang sikit-sikit nak upload gambar makanan di pesbuk?

" Alhamdulillah... Harini makan mekdy..."
" Alhamdulillah.. Harini makan chicken chop.."

Sebelum tu.. Ini adalah untuk yang upload gambar makanan tanpa sebab penting, yang upload gambar makanan untuk tujuan niaga itu lain cerita... Apa point utama korang nak upload segala bagai tu? Aku tanya soal point. Berikan hujah kau mengenainya.. Mampu? Mampu beri alasan munasabah?

Lagi satu... Apa yang nak kau banggakan sebenarnya? Kau nak tunjuk kat siapa? Nak orang kata kau kaya ke? Makan yang mewah-mewah saja?

Kau rasa diri kau sorang saja ke yang Allah beri nikmat ? Diri kau sorang saja ?. Bagaimana jika nikmat itu Allah tarik. Bagaimana?

Cuba tanya diri..

" Allah redha tak kalau aku upload gambar makanan, sedang saudaraku yang lain tak dapat merasai nikmat yang Allah beri padaku..."

" Allah redha tak? Nabi suka tak? "

Kau sedar atau tidak? Kau dah buat saudaramu yang lain ingin merasa nikmat yang Allah beri padamu.. Ya bagi kau.

" Eleh lantak dia lah. Bukan salah pun nak upload gambar makanan..."

Dan macam-macam lagi alasan pelik kau yang tak munsabah langsung bila di tegur..

Tidakkah kau punya sifat 'belas kasihan' terhadap saudaramu yang lain? Tak punya sifat 'serba salah' dalam diri?

Bukankah nabi meminta kita berkasih sayang sesama saudara?

Upload gambar makanan itu tanda kasih terhadap saudara ke? Hingga buat saudara lain ingin merasa nikmat yang sama sepertimu namun tak berkemampuan... Aku tanya jew.. Ples don be so siyes nah

Sungguh tak salah kau nak show up nikmat yang Allah beri. Tak salah. Tapi, jangan lupa ada insan yang tak merasa nikmat yang kau ada..

Aku tak kata haram kau nak upload gambar makanan kau di fb. Tapi sekadar nak aku dan diri kau muhasabah diri bersama...

Penting lagi perlu ke? Upload gambar makanan di fb. Tahu tak? Budak pondok kadang tak makan langsung. Kalau kata nak makan ayam fuh jarang sekali.. Dapat makan pun time balik rumah je..

Renung guna hati, bukan nafsu yang melulu, akal yang singkat.

Akhir bicaraku.. Aku tinggalkan sepotong hadis nabi. Nabi yang kau mengaku cinta padanya.. Mengikut perjalanan dakwah nabi. Mahukan syafaat nabi di Padang masyar kelak nanti..

Tapi tanpa sedar, kau telah menghancurkan hati nabi melalui perbuatan diri sendiri..

Dari Anas r.a meriwayatkan bahawa Rasullullah SAW berdabda:

" Tidaklah sempurna iman kamu sehingga kamu mencintai saudara kamu sebagaimana kamu mencintai diri kamu sendiri..." (Hadis riwayat bukhari)

Last but not last. Apa erti cinta saudara sendiri?

Erti cinta.. Kau mengajak dia dekat kepada Allah.. Menegur salah silap dia.. Tak ambil kesempatan atas dirinya.. Tak mencelakan dirinya.. Take menyakiti dirinya.. Dan lain-lain...

Maaf atas segala khilaf..

May Allah bless all of us.

-abangsyerban

Penulisjahiliyahtojannah

Adakah setiap makanan itu perlu di upload?

Maaf jika ada yang tersinggung.
Cukup-cukup lah upload gambar makanan di facebook dan instagram tanpa sebab (berniaga). 

Ustaz Uthman Daud pernah cerita, dia tengah jalan dengan para syeikh ketika itu di tempat restoran yang mewah dan menjadi tumpuan orang awam lalu lalang untuk menjamu selera. 

Lalu syeikh kata,
" Jika ada seribu orang lalu lalang tidak dapat nikmati seperti apa yang aku nikmati, apa nak jawab pada Tuhan ? "

Sebab itu syeikh lebih suka makan di dalam rumah sahaja. Jika di kedai sekalipun, syeikh pilih tempat paling terpencil dan tidak ada yang lalu lalang. 

Tapi kita sewenang-wenangnya every second upload. 

Bukan kita seorang je guna fb dan ig ya kawan.

Ada yang miskin
Ada yang kaya

Ada yang susah
Ada yang senang

Jangan lupa.

Mata, telinga, mulut, kaki, tangan, dan semua anggota akan 'berkata-kata' di hadapan Allah.

Sebab itu sahabat saya, International student (from Namibia) dia kata, orang islam banyak yang 'tanpa sedar' buat dosa di dalam laman sosial. 

Demi Tuhan.
Teguran ini untuk aku.

Dan semua.

Aku jatuh cinta. Dia?

Ada seorang adik yang saya kenal ini, 

Dia 'jatuh hati' kepada seorang lelaki ini kerana pada kali pertama dia bertemu dengannya, walaupun mereka dekat tetapi lelaki itu tak  tengok pun  dia (menundukkan pandangan),

Be in the same university, so she couldn't avoid him. 
And there was a point when the guy ignore her in the bus, she thought ,

"'Maybe he doesn't even notice me exist kak farah.."

Masa tu saya senyum , tak tahu nak kata apa.

So, I told her to make her du'as.

So she pray and pray, but she can't forget him. And she told me everything about her feelings.

And at the moment, I was like..

" Perhaps this is just some of many examples of Allah knowing better than you. I do not know, but Allah knows better. Keep your du'a in your tahajjud, upgrade and keep yourself busy , go higher and struggling till the end."

******

So, after all, 
My dear, forgetting someone is hard, but of course  we can control ourselves from keep thinking of him,

By what? By getting closer and nearer to Allah, trust me.

Allah knows best for you. And be patient. As I keep on saying, 

"Bukankah di sebalik kesabaran pasti ada keindahan dan akan berakhir dengan keindahan?"

So what we need to do is, trust Him. Be satisfied with whatever He decrees for us. And be patient with whatever comes our way.

By all means plan, dream, hope. Wish for the best. 
But put our trust in the One that knows us better than we know ourselves.

Have faith! :)

Anjuran Maulanasyaikh

Anjuran Maulanasyaikh Supaya Ma'had mengambil Ma'hadah

1. Aku jari saksi, Ante pade wah sanggup Ma'had-Ma'hadah untuk setie berjuang mudah-mudahan perjuangan ante pade diridoi oleh Allah. (26 Rajab 1417 H).

2. Mele ante ku ijazahang do'a, laguk syaratne mek bait batur me' Ma'hadah. Kanggo' mek ke Ma'hadah angkak?. Awas mun mek ndek bait Ma'hadah! (29 Zulqa'dah 1417 H)

3. Ade' bedait doang Ma'had timpal Ma'hadah, Sang syukurku... oooh.. sang syukurku! (4 Jumadil Akhir 1418 H).

Terakhir, Ahad 28 September 1997:
"Sedapat mungkin Ma'hadah menyanggupi Ma'had. Masalah pasangan ndek ne jari ukuran sugihne, si' penting bersama sampe dunie akhirat."
"Ante pade, Sanggup me' penuhi pengendenganku..?
"InsyaAllah.." Jawab parathullab.
"Me' bait kanak Ma'hadah. Lamun wah buek ba Mu'allimat so.
Sak mu' endeng lek ante pade, ndak pinaang inak amaq me dose!, tao-tao lek ajaran agamante, takut gama' api neraka ino.

Kesabaran suami

Suami dapat gaji bersih RM3,000.00 terus buat internet banking bayar:
- Bil air RN30.00.
- Duit rumah RM700.00.
- Duit kereta RM700.00.
- Bil telefon suami dan isteri RM200.00.
- Bil elektrik RM170.00.
- Ansuran motor kapcai RM150.00.
- Yuran Tuisyen anak RM150.00.
- Tukar RN150.00 duit pecah seringgit-seringgit untuk belanja sekolah anak anak untuk sebulan.
Jumlah Keseluruhan Habis dibelanjakan RM2,250.00.

Lalu berbekalkan duit baki gaji RM750.00 balik ke rumah jemput isteri dari tempat kerja, terus disambut dengan isteri satu soalan,
'Hari ni hari gaji abang kan? Jom pergi beli barang dapur. Banyak dah habis sambil bawak bebudak makan luarlah mlm nie! Sebab I tak laratlah nak masak hari nie.. Lagipun, bebudak pun esok hari sabtu cutikan?'.

Suami mengangguk lemah terpaksa setuju demi anak dan isteri.

Sampai di rumah disambut pulak dgn anak yang bongsu..
'Ayah.. Cikgu adik cakap ari Isnin, Cikgu nak RM20.00 untuk beli baju sukan yang baru.."

Isteri spontan menyampuk..
'Mintak kat ayah.. Ayah baru dapat gaji..'

Sambil itu, anak yang sulung pula mencelah..
'Ayah.. Kakak pun nak duit RM30.00 hari isnin nie.. Untuk beli Buku Rujukan.. Dah dekat nak periksa nie..'

Si suami terus mengeluarkan RM50.00 untuk anak bongsu dan anak sulong. Tinggal baki gaji RM700.00 (Baru hari pertama terima gaji tu..!!!).

Kemudian, selepas maghrib berangkatlah anak beranak ke kedai untuk makan dan berbelanja barang dapur. Sebelum itu suami singgah isi minyak kereta RM50.00 (Baki gaji RM650.00) langsung ke kedai makan dan makanlah anak beranak tersebut dgn bil makan berjumlah RM50.00 (Baki gaji RM600.00).

Setelah itu langsung pergi berbelanja barang dapur dengan jumlah RM250.00 (Baki gaji RM350.00) untuk beli barang kering dan RM50.00 (Baki gaji RM300.00) untuk beli barang basah.

Setelah semuanya selesai, pulanglah keluarga tersebut ke rumah dengan suami hanya tinggal gaji yang baru dapat pagi tadi sebanyak RM300.00 sahaja.

Maka tidurlah si suami dengan mata yang terkebil-kebil mengenangkan baki duit (Yang tinggal baki hanya RM300.00 dari jumlah gaji bersih RM3,000.00) dalam beberapa jam sahaja dapat gaji tadi.

Esoknya, pagi Sabtu, isteri suruh si suami belikan roti canai untuk sarapan pagi. Suami pun pergilah beli dengan modal RM5.00 dan surat khabar RM1.50 (Baki gaji RM293.50).

Manakala menjelang petang, si isteri dan anak-anak ajak suami jalan-jalan di Pasar Malam Jalan TAR sempena Malam Minggu. Si suami ikutkan jugak dalam keadaan dilema bagi menjaga hati isteri dan anak-anak. Terpaksa tambahkan lagi minyak kereta sebanyak Rm30.00 (Baki gaji RM263.50).

Sesampai di Jalan TAR, si isteri berkenan dengan Tudung Bawal berharga RM15.00 mintak dibelikan. Suami pun keluarkan duit bayar (Baki gaji RM248.50) .

Kemudian bila ke depan sedikit, bahagian pakaian kanak-kanak pula nampak baju tidur anak-anak yang berharga RM15.00 sehelai. isteripun selamba berkata..
'Bang.. Baju tidur bebudak ni pun dah lusuh. Belikan diaorang yang baru nie. Murah jer.. RM15 hengget..'

Suami pun keluarkan lagi RM30.00 untuk baju tidur anak-anak (Baki gajiRM218.50).

Lalu terus pulang ke kereta untuk balik kerumah bersama-sama. Tetapi dalam perjalanan nak pulang, anak-anak merengek dahaga dan lapar, mintak singgah di kedai makan untuk makan malam. Sang ayah kesiankan degan rengekan anak pun singgah lah di Kedai Makan Tomyam dan makan dengan membayar RM30.00 lagi. Jumlah keseluruhan baki yg tinggal selepas 48 jam dapat gaji ialah RM218.50.

Esok hari Ahad. Isteri suruh pergi kedai pagi-pagi untuk belikan santan dan sedikit ikan bilis untuk masak nasi lemak sebagai sarapan pagi. Suami bermodalkan lagi RM7.00 dan RM1.50 untuk suratkhabar. Tinggallah duit gaji genap RM210.00.

Malamnya pulak, beri pada isteri Rm150.00 untuk belanja makan dia di pejabat atas dasar nafkah kepada isteri tercinta!!!

Maka bermulalah pagi hari Isnin si suami dengan berbekalkan modal baki gaji hari jumaat kelmarin sebanyak RM60.00 untuk isi minyak motor dan makan di pejabat, serta menghitung hari lagi untuk ke 25 hb/26 hb yang akan datang samada sampai atau tidak??

Selang seminggu selepas itu, pada hujung minggu isteri ajak balik kampung melawat ibu ayah dia di kampung. Suami katakan dengan muka sedih...
'... Tidak ada modal. Tinggal baki gaji RM60 Hengget je nak buat modal hidup sampai hujung bulan nie...'

Lalu isteri menjawab dgn sinis..
'.. Kalau ajak balik kampung saya je, tak de duit.. Kalau ajak balik kampung saya je, Abang kata tak de duit.. Mana pergi duit gaji abang selama nie? Tak kan lah baru seminggu gaji tinggal baki 60 hengget? Sudah tak berduit.. Abang ada simpan pompuan lain ke..?"

Terpinga-pinga suami.. Confused..!! Blurred..!! Nak dijawab, jadi perang.. Nak diceritakan yang sebenar nanti, disalahkan balik, kata kita mengungkit hanya sebabkan belanjakan tudung RM15.00 tu...

Begitulah realiti kehidupan seorang suami yang penyabar demi melaksanakan amanah dan tanggungjawab.

p/s: Kepada yang masih bujang, sudah bersediakah anda untuk menghadapi situasi sebegini?

** Masa Depan Itu Dibeli Oleh Masa Sekarang.

CATATAN LAMA BERSEMI KEMBALI



~Jangan Sampai Pahalanya Direbut Pembantu ~

Sahabat saya menulis:

"Saya menikah di umur 24 tahun dengan status masih pelajar. Sedangkan istri saya 18 tahun, masih pelajar juga. Setiap hari, setiap habis makan selalu saja istriku mencuci gelas dan piring. Setiap mau berangkat shalat selalu saja istriku menyiapkan baju, dan parfum untuk kupakai pergi shalat. Tidak lupa pula rambut ku disisirnya (padahal pas shalat pake peci). Dia juga selalu rajin membersihkan rumah.

Sayapun bertanya kepadanya, " Putri kok tiap hari kaya gini, kita kan punya pembantu? Kamu kan bukan pembantu." Lalu istriku menjawab " Putri nggak mau pahalanya di rebut pembantu".

Masya Allah...

Benarlah sabda Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

اَلدُّنْيَا مَتَاعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِ الدُّنْيَا الْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ.

“Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang shalihah.” (HR. Muslim no. 1467)

Hal ini juga menjawab pertanyaan beberapa orang kepada saya, kok nggak pacaran dulu? kok berani sih langsung nikah? Nggak takut nanti sifatnya nggak cocok?

Saya menjawab, seorang muslim yang ingin menikah cukuplah melihat kesolehan wanita  yang nampak saja, selebihnya kita serahkan pada Allah. Saya yakin, semakin pandai ilmu agama seorang muslim, maka akan semakin baik penilaianya terhadap wanita. 

Bagi saya, segala sesuatu tentang pernikahan sudah diatur dalam islam. Segala persoalan seperti bagaimana harus bersikap, bagaimana harus melakukan ini dan itu telah terangkum global dalam Al-Quran dan Sunnah. Tinggal bagaimana usaha manusia untuk berubah secara perlahan agar perilakunya sesuai dengan sifat yang di inginkan Allah dan Rasul-Nya. Apabila seorang pria dan wanita sama-sama memahami Al-Quran dan Sunnah, insya Allah keduanya akan cocok.

Banyak yang mencoba mengenal pasanganya bertahun-tahun dengan pacaran, namun pada akhirnya gagal. Tapi dengan cara islami saya hanya membutuhkan tidak lebih dari beberapa hari. Alhamdulillah..

Hari ini banyak yang mencari solusi masalah rumah tangga dengan mencoba berbagai hal, bayar ini bayar itu, curhat sini curhat situ, padahal seorang muslim cukup memberi waktu luangnya untuk mencari segalanya dalam Al-quran dan Sunnah. 

Wallahu a'lam

Catatan: 
1. Sederhana, namun sarat makna... 
Saat ini sahabat saya tersebut sudah dikarunia seorang putri. 
Semoga Allah selalu menjaganya.

2. Maksud dari jangan sampai pahala direbut pembantu adalah kesempatan untuk meraih pahala.  Bukan benar-benar pahalanya. 

Wallahu a'lam

25 Desember 2013 M

BAGAIMANA NABI MAKAN?



[Sedikit perkongsian pengajian Syamail Muhammadi, Maulana Hussin, Masjid UKM]

1. Sahabat pada mulanya tak makan ayam, sebab mereka lihat ayam makan najis. Tapi, apabila mereka lihat Nabi makan ayam, mereka pun makan.

2. Nabi suka memulakan santapannya dengan buah labu.

3. Nabi tak pernah makan atas meja, kata Sayidina Anas.

4. Nabi makan roti yang dibuat daripada barli (roti tu kasar dan keras berbanding roti daripada tepung halus)... Kuahnya pula ada buah labu.

[Maulana Hussin bergurau, "Nabi tak makan roti yang halus. Siapa makan roti halus, bidaah. ;-)]

5. Para Sahabat, seperti Anas bin Malik mula menyukai makan buah labu setelah mengetahui Nabi suka makan labu.

6. Ummu Salamah r.ha hidangkan kepada Nabi rusuk kambing yang dipanggang. Kemudian Nabi tidak memperbaharui wuduknya walaupun sebelum itu, apabila baginda makan makanan yang disentuh api, Baginda selalu berwuduk. Tapi akhir-akhir hayat baginda, jika makan makanan sebegitu, baginda tidak lagi berwuduk. Ulama suruh kita pegang amalan yang terkemudian kerana dikira amalan yang terdahulu dikira mansukh.

[Lihat nota selit]

7. Sahabat-sahabat pernah makan di dalam masjid. Ini menunjukkan boleh makan di dalam masjid asalkan tidak mengotorkan dan niat iktikaf.

8. Nabi suka makan kambing terutama di bahagian lengan kerana bahagian itu cepat masak dan memandangkan ia cepat boleh dimakan.

9. "Daging yang paling baik ialah di bahagian belakang." Hadis.

[Ulama rumus, kedua-duanya digemari oleh Nabi]

10. Nabi suka makanan lebihan yang dimakan oleh orang lain. Kebiasaannya, Baginda akan beri sahabat makan dulu. Yang lebih daripada tu baru Baginda makan.

[Nota selit bagi point no 6, 8 dan 9]

Cara Ahli Fekah Mengeluarkan Hukum Dari Hadis.

[Jika terjumpa hadis yang bercanggah, mula-mula himpun kedua-dua hadis. Jika dua-dua tak boleh himpun, baru tarjih. Ulama kata ada <> 50 kaedah tarjih.

Jika tarjih pun tak boleh, baru 'nasikh' dan 'mansukh'.]

Contohnya, Nabi balik rumah tapi tiada makanan. Lalu, Baginda berpuasa pada hari itu.

[Nabi pun hidup dalam kesusahan tapi Baginda tidak pernah merungut dengan kehidupannya. Isteri Baginda pula tidak berleter mengenai kesusahan mereka]

Imam Abu Hanifah melarang orang yang berpuasa sunat membatalkan puasanya, sama seperti sengaja membatalkan solat sunat yang sedang didirikan. Namun, di sisi Imam Syafii, orang yang berpuasa sunat, boleh berbuka jika tidak mampu meneruskan puasa atau terdapat apa-apa kekangan.

Masing-masing ada dalil.

Jadi wali santri yang "Titip"

Alhamdulillah...pagi ini ketemu KH Hasan Abd Sahal di Muqaddasah. Dipersilahkan ke rumah beliau, mendapat banyak sekali nasehat untuk kami orang tua santri...

"Jadi wali santri itu harus punya 5 sifat dan sikap...yaitu TITIP...:

1. Tega

Harus tega...harus tega...harus tega...harus percaya kalau dipesantren anakmu itu dididik bukan dibuang. Harus tega, karena pesantren adalah medan pendidikan dan perjuangan...

2. Ikhlas

Harus ikhlas...harus sadar kalau anakmu itu tidak akan dibiarkan terlantar..harus ikhlas anakmu didik, dilatih, ditempa, diurus, di tigaskan, disuruh hafalan, dan sebagainya...kalau merasa anakmu dibuat nda senyaman hidup dirumah...ambil anakmu serkarang juga..

3. Tawakkal

Setelah itu serahkan sama Allah...berdoalah..karena pesantren bukan tukang sulap, yg bisa merubah begitu saja santri-santrinya...maka berdoalah..

4. Ikhtiar

Dana dan doa...ini yg keempat...

5. Percaya

Percayalah bahwa anak kalian ini dibina, betul-betul dibina. Apa yg mereka dapatkan disini adalah bentuk wadah pembinaan. Jadi kalau melihat anak-anakmu diperlakukan bagaimanapun, percayalah itu adalah bentu wadah pembinaan....

Jadi jangan salah paham...jangan salah sikap...jangan salah persepsi...

Ajarkan pertanyaan ini kepada anak-anakmu

ﻋﻠﻤـــﻮﺍ ﺃﻭﻻﺩﻛﻢ ﻭﺑﻨﺎﺗﻜﻢ ﺍﻟﺘﻮﺣﻴﺪ ﺑﺘﻜﺮﺍﺭ ﻫﺬﻩ ﺍﻷﺳﺌﻠﺔ ﻋﻠﻴﻬﻢ
~
ﺱ /1 ﻣﻦ ﺃﻳﻦ ﻧﺄﺧﺬ ﻋﻘﻴﺪﺗﻨﺎ ؟
ﺝ : ﻣﻦ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﻭﺍﻟﺴﻨﺔ .
ﺱ /2 ﺃﻳﻦ ﺍﻟﻠﻪ ؟
ﺝ : ﻓﻲ ﺍﻟﺴﻤﺎﺀ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻌﺮﺵ .
ﺱ /3 ﻣﺎ ﺍﻟﺪﻟﻴﻞ ﻣﻦ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﻋﻠﻰ ﺃﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻌﺮﺵ ؟
ﺝ : ( ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻌﺮﺵ ﺍﺳﺘﻮﻯ ) .
ﺱ /4 ﻣﺎ ﻣﻌﻨﻰ ( ﺍﺳﺘﻮﻯ ) ؟
ﺝ : ﻋﻼ ﻭﺍﺭﺗﻔﻊ .
ﺱ /5 ﻟﻤﺎﺫﺍ ﺧﻠﻖ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺠﻦ ﻭﺍﻹﻧﺲ ؟
ﺝ : ﻟﻌﺒﺎﺩﺗﻪ ﻭﺣﺪﻩ ﻻﺷﺮﻳﻚ ﻟﻪ .
ﺱ /6 ﻣﺎ ﺍﻟﺪﻟﻴﻞ ﻣﻦ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﻋﻠﻰ ﺃﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﺧﻠﻖ ﺍﻟﺠﻦ ﻭﺍﻹﻧﺲ ﻟﻌﺒﺎﺩﺗﻪ ؟
ﺝ : ( ﻭﻣﺎ ﺧﻠﻘﺖ ﺍﻟﺠﻦ ﻭﺍﻹﻧﺲ ﺇﻻ ﻟﻴﻌﺒﺪﻭﻥ ) .
ﺱ /7 ﻣﺎ ﻣﻌﻨﻰ ( ﻳﻌﺒﺪﻭﻥ ) ؟
ﺝ : ﻳﻮﺣﺪﻭﻥ .
ﺱ /8 ﻣﺎ ﻣﻌﻨﻰ ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ ؟
ﺝ : ﻻ ﻣﻌﺒﻮﺩ ﺑﺤﻖ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ .
ﺱ /9 ﻣﺎ ﺃﻋﻈﻢ ﻋﺒﺎﺩﺓ ؟
ﺝ : ﺍﻟﺘﻮﺣﻴﺪ .
ﺱ /10 ﻣﺎ ﺃﻋﻈﻢ ﻣﻌﺼﻴﺔ ؟
ﺝ : ﺍﻟﺸﺮﻙ .
ﺱ /11 ﻣﺎﻫﻮ ﺍﻟﺘﻮﺣﻴﺪ ؟
ﺝ : ﺇﻓﺮﺍﺩ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﺎﻟﻌﺒﺎﺩﺓ .
ﺱ /12 ﻣﺎﻫﻮ ﺍﻟﺸﺮﻙ ؟
ﺝ : ﻋﺒﺎﺩﺓ ﻏﻴﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﻣﻊ ﺍﻟﻠﻪ .
ﺱ /13 ﻛﻢ ﺃﻗﺴﺎﻡ ﺍﻟﺘﻮﺣﻴﺪ ؟
ﺝ : ﺛﻼﺛﺔ .
ﺱ /14 ﻣﺎﻫﻲ ﺃﻗﺴﺎﻡ ﺍﻟﺘﻮﺣﻴﺪ ؟
ﺝ :ﺍﻟﺮﺑﻮﺑﻴﺔ ﻭﺍﻷﻟﻮﻫﻴﺔ ﻭﺍﻷﺳﻤﺎﺀ ﻭﺍﻟﺼﻔﺎﺕ
.
ﺱ /15 ﻣﺎ ﺗﻌﺮﻳﻒ ﺗﻮﺣﻴﺪ ﺍﻟﺮﺑﻮﺑﻴﺔ ؟
ﺝ : ﺍﻓﺮﺍﺩ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻲ ﺃﻓﻌﺎﻟﻪ ﻣﺜﻞ ﺍﻟﺨﻠﻖ ﻭﺍﻟﺮﺯﻕ .
ﺱ /16 ﻣﺎ ﺗﻌﺮﻳﻒ ﺗﻮﺣﻴﺪ ﺍﻷﻟﻮﻫﻴﺔ ؟
ﺝ : ﺍﻓﺮﺍﺩ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﺄﻓﻌﺎﻝ ﺍﻟﻌﺒﺎﺩ ﻣﺜﻞ ﺍﻟﺪﻋﺎﺀ ﻭﺍﻟﺬﺑﺢ ﻭﺍﻟﺴﺠﻮﺩ .
ﺱ /17 ﻫﻞ ﻟﻠﻪ ﺃﺳﻤﺎﺀ ﻭﺻﻔﺎﺕ ؟
ﺝ : ﻧﻌﻢ .
ﺱ /18 ﻣﻦ ﺃﻳﻦ ﻧﺄﺧﺬ ﺃﺳﻤﺎﺀ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺻﻔﺎﺗﻪ ؟
ﺝ : ﻣﻦ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﻭﺍﻟﺴﻨﺔ .
ﺱ /19 ﻫﻞ ﺗﺸﺒﻪ ﺻﻔﺎﺕ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻔﺎﺗﻨﺎ ؟
ﺝ : ﻻ .
ﺱ /20 ﻣﺎ ﺍﻟﺪﻟﻴﻞ ﻣﻦ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﻋﻠﻰ ﺃﻥ ﺻﻔﺎﺕ ﺍﻟﻠﻪ ﻻ ﺗﺸﺒﻪ ﺻﻔﺎﺗﻨﺎ ؟
ﺝ : ( ﻟﻴﺲ ﻛﻤﺜﻠﻪ ﺷﻲﺀ ﻭﻫﻮ ﺍﻟﺴﻤﻴﻊ ﺍﻟﺒﺼﻴﺮ ) .
ﺱ /21 ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﻛﻼﻡ ﻣﻦ ؟
ﺝ : ﺍﻟﻠﻪ .
ﺱ /22 ﻣﻨﺰﻝ ﺃﻡ ﻣﺨﻠﻮﻕ ؟
ﺝ : ﻣﻨﺰﻝ ﻭ ﻫﻮ ﻛﻼﻣﻪ ﺣﻘﻴﻘﺔ ﺑﺤﺮﻑ ﻭ ﺻﻮﺕ .
ﺱ /23 ﻣﺎ ﻫﻮ ﺍﻟﺒﻌﺚ ؟
ﺝ : ﺇﺣﻴﺎﺀ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺑﻌﺪ ﻣﻮﺗﻬﻢ .
ﺱ /24 ﻣﺎ ﺍﻟﺪﻟﻴﻞ ﻣﻦ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﻋﻠﻰ ﻛﻔﺮ ﻣﻦ ﺃﻧﻜﺮ ﺍﻟﺒﻌﺚ ؟
ﺝ : ( ﺯﻋﻢ ﺍﻟﺬﻳﻦ ﻛﻔﺮﻭﺍ ﺃﻥ ﻟﻦ ﻳﺒﻌﺜﻮﺍ ) .
ﺱ /25 ﻣﺎ ﺍﻟﺪﻟﻴﻞ ﻣﻦ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﻋﻠﻰ ﺃﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﺳﻴﺒﻌﺜﻨﺎ ؟
ﺝ : ( ﻗﻞ ﺑﻠﻰ ﻭﺭﺑﻲ ﻟﺘﺒﻌﺜﻦ ) .
ﺱ /26 ﻛﻢ ﺃﺭﻛﺎﻥ ﺍﻹﺳﻼﻡ ؟
ﺝ : ﺧﻤﺴﺔ .
ﺱ /27ﻛﻢ ﺃﺭﻛﺎﻥ ﺍﻹﻳﻤﺎﻥ ؟
ﺝ : ﺳﺘﺔ .
ﺱ /28ﻛﻢ ﺃﺭﻛﺎﻥ ﺍﻹﺣﺴﺎﻥ ؟
ﺝ : ﻭﺍﺣﺪ .
ﺱ /29 ﻣﺎﺗﻌﺮﻳﻒ ﺍﻹﺳﻼﻡ ؟
ﺝ : ﺍﻻﺳﺘﺴﻼﻡ ﻟﻠﻪ ﺑﺎﻟﺘﻮﺣﻴﺪ ﻭﺍﻻﻧﻘﻴﺎﺩ ﻟﻪ ﺑﺎﻟﻄﺎﻋﺔ ﻭﺍﻟﺒﺮﺍﺀﺓ ﻣﻦ ﺍﻟﺸﺮﻙ ﻭﺃﻫﻠﻪ .
ﺱ /30 ﻣﺎ ﺗﻌﺮﻳﻒ ﺍﻹﻳﻤﺎﻥ ؟
ﺝ : ﺃﻥ ﺗﺆﻣﻦ ﺑﺎﻟﻠﻪ ﻭﻣﻼﺋﻜﺘﻪ ﻭﻛﺘﺒﻪ ﻭﺭﺳﻠﻪ ﻭﺍﻟﻴﻮﻡ ﺍﻵﺧﺮ ﻭﺍﻟﻘﺪﺭ ﺧﻴﺮﻩ ﻭﺷﺮﻩ،
ﻭﺍﻹﻳﻤﺎﻥ ﺇﻋﺘﻘﺎﺩ ﺑﺎﻟﻘﻠﺐ ﻭﻗﻮﻝ ﺑﺎﻟﻠﺴﺎﻥ ﻭﻋﻤﻞ ﺑﺎﻟﺠﻮﺍﺭﺡ ﻳﺰﻳﺪ ﺑﺎﻟﻄﺎﻋﺔ ﻭﻳﻨﻘﺺ ﺑﺎﻟﻤﻌﺼﻴﺔ
.
ﺱ /31 ﻟﻤﻦ ﻧﺬﺑﺢ ﻭﻧﺴﺠﺪ ؟
ﺝ : ﻟﻠﻪ ﻭﺣﺪﻩ ﻻﺷﺮﻳﻚ ﻟﻪ .
ﺱ /32 ﻫﻞ ﻳﺠﻮﺯ ﺍﻟﺬﺑﺢ ﻭﺍﻟﺴﺠﻮﺩ ﻟﻐﻴﺮ ﺍﻟﻠﻪ ؟
ﺝ : ﻻ .
ﺱ /33 ﻣﺎﺣﻜﻢ ﺍﻟﺬﺑﺢ ﻭﺍﻟﺴﺠﻮﺩ ﻟﻐﻴﺮ ﺍﻟﻠﻪ ؟
ﺝ : ﺷﺮﻙ ﺃﻛﺒﺮ .
ﻋﻠﻤﻮﻫﺎ ﺃﺑﻨﺎﺋﻜﻢ ﻭﺍﻧﺸﺮﻭﻫﺎ ﺑﻴﻨﻜﻢ

Pesan seorang syaikh

Seorang suami mengadukan apa yang ia rasakan kepada seorang Syekh. Dia berkata:

Ketika aku mengagumi calon istriku seolah-olah dalam pandanganku Allah tidak menciptakan perempuan yang lebih cantik darinya di dunia ini.

Ketika aku sudah meminangnya, aku melihat banyak perempuan seperti dia.

Ketika aku sudah menikahinya aku lihat banyak perempuan yang jauh lebih cantik dari dirinya.

Ketika sudah berlalu beberapa tahun pernikahan kami, aku melihat seluruh perempuan lebih manis dari pada istriku.

Syekh berkata: "Apakah kamu mau aku beritahu yang lebih dahsyat dari pada itu dan lebih pahit?"

Laki-laki penanya: Iya, mau.

Syekh: Sekalipun kamu mengawini seluruh perempuan yang ada di dunia ini pasti anjing yang berkeliaran di jalanan itu lebih cantik dalam pandanganmu dari pada mereka semua.

Laki-laki penanya itu tersenyum masam, lalu ia berujar: "Kenapa tuan Syekh berkata demikian?"

Syekh: Karena masalahnya terletak bukan pada istrimu. Tapi masalahnya adalah bila manusia diberi hati yang tamak, pandangan yang menyeleweng, dan kosong dari rasa malu kepada Allah, tidak akan ada yang bisa memenuhi pandangan matanya kecuali tanah kuburan.

Rasulullah bersabda:

"لَوْ أَنَّ لِابْنِ آدَمَ وَادِيًا مِنْ ذَهَبٍ أَحَبَّ أَنْ يَكُونَ لَهُ ثَانِيًا، وَلَنْ يَمْلأَ فَاهُ إِلا التُّرَابُ، وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَى مَنْ تَابَ "

"Andaikan anak Adam itu memiliki lembah penuh berisi emas pasti ia akan menginkan lembah kedua, dan tidak akan ada yang bisa memenuhi mulutnya kecuali tanah. Dan Allah akan menerima taubat siapa yang mau bertaubat".

Jadi, masalah yang kamu hadapi sebenarnya adalah kamu tidak menundukkan pandanganmu dari apa yang diharamkan Allah.

Sekarang, apakah kamu menginginkan sesuatu yang akan mengembalikan kecantikan istrimu seperti pertama kali kamu mengenalnya? Ketika ia menjadi wanita tercantik di dunia ini?

Laki-laki penanya: Iya, mau sekali.

Syekh: Tundukkan pandanganmu!

Allah selalu kirimkan seseorang demi kebaikan kita

Rutin harian biasa, sebelum melangkah keluar.

" Handphone ada, kunci ada, kertas report semua ada. Okay, set!"

Melangkah keluar sambil senyum.

Selesai semua urusan, sumbat earphone ke telinga, saya melangkah ke kafe seperti biasa.

" Yes?"

"2 plain bread and cortado coffee please?" Saya senyum melihat pelayan itu.

" Okay, nah.." Dia hulurkan roti itu.

Masa nak bayar, saya buka earphone,cek beg nak keluarkan purse. Eh?

Kali ini purse biru saya tidak kelihatan, malah wang dan syiling pun tidak kelihatan di dalam poket beg saya.

Ya Allah..

Tidak cukup dengan itu, saya periksa poket coat yang saya bawa juga tidak ada apa-apa. Habis saya geledah semua jua tak ada satu pun yang kelihatan.

Ya Allah, rasanya saya tertinggal purse di dalam  beg tangan saya yang satu lagi. Tengok sekeliling, jika ada orang yang dikenali. Tidak ada. Saya perasan ada mata-mata yang memerhati tingkah saya.

Segan sangat. Pelayan tu pun sabar tunggu. Tapi tak tahu nak cakap macam mana. Nak cakap tak ada duit? Purse tertinggal?

Ada orang lain yang beratur di belakang saya. Tapi saya masih lagi menggeledah beg. Sah! memang tak ada.

Tengah-tengah usaha cari tu..

Seseorang melangkah ke depan,

" I'll pay for her..how much?"

Saya buat tak tahu tapi after a couple of seconds,flash of memory gushing through my neurons. Lelaki Indonesia, saya cam mukanya tapi tak tahu nama. Pernah beberapa kali ternampak.

Kaku, statik saya di sebelah. Cepat-cepat saya cakap,

"No..no need..thanks" Saya tundukkan kepala kepada lelaki itu.

Lepas tu saya kata dengan pelayan tu, saya nak ke atm sekejap, nasib baik ada kad bank. Kad bank saya tak letak dalam purse. Pelayan tu pun setuju.

Sekembalinya saya ke situ semula,

"He paid for it already. Once he paid for you he left"

Allah, upon hearing those words, my heart shed a tender tear. When a random kind stranger completely just makes your day.

Masya Allah brother. You are so kind. I must say you inspire me a lot.  Thank you Allah, thank you brother! 

That small act of kindness meant so much to me.

Another day with full of blessing from Allah?

Yes, truly Allah is the best planners of all. :)