Perihatin untuk sebuah rumah

Kisah Inspiratif Mas Muhammad Nashiruddin Hasan, Bangun Rumah Tanpa Riba

Banyak orang bilang kalo gak pake uang riba (pinjaman dari bank misalnya)  gimana mau bikin rumah?

Ucapan seperti ini biasanya terlontar dari orang yg kurang yakin pada rezeki Allah.  Asalkan ia mau sedikit berhemat dan belajar 'prihatin' insyaAllah akan bisa juga bikin rumah tanpa harus pakai uang riba. 

Sedikit kisah saya dulu,  mulai dari awal kuliah dulu cari uang untuk bayar kuliah dengan uang kerja sendiri,  tanpa bantuan dana IMF (Iuran Fafa Mama) , saya belajar berhemat dan belajar 'prihatin', alhamdulillah rezeki Allah malah di luar ekspektasi saya,  target hanya untuk bayar uang kuliah (SPP dan BOP) malah dilebihkan banyak sekali,  mulai saat itu saya selalu tabung uang hasil kerja saya dari ngajar les , sampingan,  kalau udah sangat mendesak baru saya pakai uangnya, misal beli laptop karena ada kuliah pemrograman komputer,  dsb... Tak terasa setelah 4 tahun uang sudah mencapai 9 digit,  lalu dengan uang itu bisa dipakai untuk membangun rumah,  membiayai pernikahan kami dengan uang kami sendiri,  tentunya dengan izin dan karunia dari Allah. Bahkan sampai uang kami habis untuk membangun rumah kala itu.. 

Setelah pernikahan kami mulai dari nol lagi semuanya dari sisi finansial,  bahkan saya saat itu masih skripsi, belum punya penghasilan tetap (alhamdulillah setelah nikah, penghasilan gak tetap,  malah makin bertambah aja). Setahun setelah rumah jadi, rezeki Allah mengalir begitu deras,  alhamdulillah anak saya lahir dan saya bisa mendaftar haji bersama istri tercinta.

Jika suami istri kompak bisa mengatur keuangan keluarga untuk berhemat,  insyaAllah akan ada jalan kemudahan untuk merealisasikan impian kita.  Faidza azamta fatawakkal 'alallah... 

Ini ada contoh tips jika ingin membangun rumah tanpa riba. Misalkan gaji anda 4 juta/bulan,  simpanlah 2 juta rupiah tiap bulan selama 50 bulan (4 tahun 2 bulan).  Setelah itu akan terkumpul uang 100 juta,          belilah tanah dan material bangunan,  misal harga tanah Rp 500.000/m2 beli tanah 100 m2,  uang masih sisa 50 juta,  uang 50 juta itu dibelikanlah material bangunan untuk yg pokok2 dahulu,  karena harga2 material bangunan ini sangat fluktuatif,  bisa cepat naik. Terus bangunnya kapan? Uang untuk membangun dari mana? Sekarang uang tabungan yg 100 juta tadi sudah habis,  untuk membangun tidak perlu dengan borongan banyak pekerja, bisa anda rekrut 1 tukang yg terampil dan 1 orang yg membantunya (laden), budget per hari utk mereka 100rb. Kerja senin-jumat selama sebulan,  uangnya dari gaji anda sekarang,  kurang lebih ya Rp 2 juta per bulan,  dalam waktu 1-2 tahun rumah kita diperkirakan sudah akan jadi. Kurang lebih ya 5-6 tahun anda 'prihatin'  , rumah anda akan jadi. Bisa kan bikin rumah tanpa riba? Teruslah berikhtiar dan sempurnakan doa dan tawakkalmu...  Selamat mencoba kawan :)

0 comments:

Post a Comment